15 Ribu Penumpang Sudah Rasakan Naik Kereta Cepat Whoosh, Guru hingga Pelajar Diangkut Gratis
Senin, 09 Oktober 2023 - 16:27 WIB
loading...
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan bahwa sejak 3 hingga 9 Oktober 2023 secara total terdapat sekitar 15.000 penumpang yang diakomodir Kereta Cepat Whoosh melalui 8 perjalanan per hari. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan bahwa sejak tanggal 3 hingga 9 Oktober 2023 secara total terdapat sekitar 15.000 penumpang yang diakomodir Kereta Cepat Whoosh melalui 8 perjalanan per hari. GM Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, sejak berlangsung mulai 3 Oktober 2023, Whoosh Experience Program mendapat sambutan baik dari masyarakat.
Baca Juga: Profil Singkat Jajaran Direksi PT KCIC
Selain masyarakat umum, Whoosh Experience Program ini secara khusus juga diperuntukan bagi para guru, pelajar, dan anak yatim yang ada di sekitar trase kereta cepat Whoosh. "Adanya program ini, KCIC ingin berbagai elemen masyarakat merasakan pengalaman dengan menggunakan kereta cepat Whoosh," katanya.
Baca Juga: Tarif Kereta Cepat Shinkansen Jepang, Beda Jauh dengan KCJB?
Oleh karena kata Eva, guru, pelajar, hingga anak yatim yang berada di sekitar trase mendapatkan kesempatan untuk merasakan pengalaman perjalanan dengan Kereta Cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.
“Whoosh Experience Program memang dirancang untuk memperkenalkan bagaimana pengalaman menggunakan Kereta Cepat Whoosh saat beroperasi nantinya. Anak-anak diajarkan cara untuk mendapatkan tiket, memasukkan tiket ke gate, berdiri di belakang garis aman, duduk sesuai tempat duduk, dan aturan lainnya," ujarnya.
Baca Juga: Perbandingan Biaya Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Shinkansen Jepang
Baca Juga: Profil Singkat Jajaran Direksi PT KCIC
Selain masyarakat umum, Whoosh Experience Program ini secara khusus juga diperuntukan bagi para guru, pelajar, dan anak yatim yang ada di sekitar trase kereta cepat Whoosh. "Adanya program ini, KCIC ingin berbagai elemen masyarakat merasakan pengalaman dengan menggunakan kereta cepat Whoosh," katanya.
Baca Juga: Tarif Kereta Cepat Shinkansen Jepang, Beda Jauh dengan KCJB?
Oleh karena kata Eva, guru, pelajar, hingga anak yatim yang berada di sekitar trase mendapatkan kesempatan untuk merasakan pengalaman perjalanan dengan Kereta Cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.
“Whoosh Experience Program memang dirancang untuk memperkenalkan bagaimana pengalaman menggunakan Kereta Cepat Whoosh saat beroperasi nantinya. Anak-anak diajarkan cara untuk mendapatkan tiket, memasukkan tiket ke gate, berdiri di belakang garis aman, duduk sesuai tempat duduk, dan aturan lainnya," ujarnya.
Baca Juga: Perbandingan Biaya Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Shinkansen Jepang
Lihat Juga :