Pelaku Logistik Kumpul Bahas Kolaborasi Menjaga Ketahanan Pangan Nasional
Selasa, 10 Oktober 2023 - 14:59 WIB
loading...
A
A
A
“Kita juga memiliki kemitraan UMKM itu hampir 700. Kita undang semua di sini sebagai mitra kami. Dan kita juga undang kementerian dari Kementerian Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Desa dan lainnya. Dengan Kementerian BUMN dan Pos Indonesia juga kita sudah bekerjasama. Dari seminar ini kami harapkan kolaborasi ke depannya semakin baik,” harap Dedi.
Baca Juga: Pelaku Logistik Dukung Menko Luhut Gebuk Mafia Pelabuhan
Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (BPN), Dr Rachmi Widiriani mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden dan Kepala Badan Pangan Nasional, untuk menjaga ketahanan pangan tidak hanya pemerintah, namun juga semua pihak harus terlibat, terutama para pelaku usaha. Baik pelaku usaha pangan komoditas maupun pelaku usaha logistik sebagai sebuah usaha pengiriman pangan ke berbagai wilayah di Indonesia.
“Kita perhatikan Indonesia yang pulau-pulau dan dihubungkan dengan laut, itu kunci ketersediaan pangan dengan diseluruh wilayah bagaimana mengelola logistik dengan baik. Itu tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah saja. Dalam seminar ini untuk mendukung program pemerintah maupun programnya swasta untuk pengadaan pangan itu luar biasa menurut saya. Harus kita dukung," kata Rachmi.
“Untuk pulau-pulau besar sudah bisa tercukup dengan baik terkait ketersediaan pangan. Tapi untuk pulau-pulau terdepan, terluar dan tertinggal, itu komoditas khususnya yang butuh rantai dingin (Cold Chain) ini menjadi tantangan. Inilah dibutuhkan kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan swasta dalam hal pendistribusian,” sambung Rachmi.
Sementara itu Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dr. Atong Soekirman mengatakan, Kementerian Perekonomian dengan Kementerian Pertanian, Lembaga, DPR dan industri lainnya sudah menghitung kebutuhan komoditas tertentu seperti beras, daging, garam, gula dan jagung.
Baca Juga: Pelaku Logistik Dukung Menko Luhut Gebuk Mafia Pelabuhan
Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (BPN), Dr Rachmi Widiriani mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden dan Kepala Badan Pangan Nasional, untuk menjaga ketahanan pangan tidak hanya pemerintah, namun juga semua pihak harus terlibat, terutama para pelaku usaha. Baik pelaku usaha pangan komoditas maupun pelaku usaha logistik sebagai sebuah usaha pengiriman pangan ke berbagai wilayah di Indonesia.
“Kita perhatikan Indonesia yang pulau-pulau dan dihubungkan dengan laut, itu kunci ketersediaan pangan dengan diseluruh wilayah bagaimana mengelola logistik dengan baik. Itu tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah saja. Dalam seminar ini untuk mendukung program pemerintah maupun programnya swasta untuk pengadaan pangan itu luar biasa menurut saya. Harus kita dukung," kata Rachmi.
“Untuk pulau-pulau besar sudah bisa tercukup dengan baik terkait ketersediaan pangan. Tapi untuk pulau-pulau terdepan, terluar dan tertinggal, itu komoditas khususnya yang butuh rantai dingin (Cold Chain) ini menjadi tantangan. Inilah dibutuhkan kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan swasta dalam hal pendistribusian,” sambung Rachmi.
Sementara itu Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dr. Atong Soekirman mengatakan, Kementerian Perekonomian dengan Kementerian Pertanian, Lembaga, DPR dan industri lainnya sudah menghitung kebutuhan komoditas tertentu seperti beras, daging, garam, gula dan jagung.
Lihat Juga :