Tambah Lagi, Bahlil Sebut 400 KK di Rempang Setuju Digeser ke Tanjung Banun
Rabu, 11 Oktober 2023 - 07:09 WIB
loading...
Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia menyatakan, bahwa jumlah warga Pulau Rempang, Kepulauan Riau yang setuju digeser ke Tanjung Banun karena terdampak pembangunan proyek Rempang Eco-City menjadi 400 kepala keluarga (KK). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyatakan, bahwa jumlah warga Pulau Rempang , Kepulauan Riau yang setuju digeser ke Tanjung Banun karena terdampak pembangunan proyek Rempang Eco-City menjadi 400 kepala keluarga (KK).
Jumlah tersebut bertambah setelah sebelumnya Bahlil mengatakan, baru 341 KK yang setuju digeser dari total 900 KK yang terdampak. Baca Juga: 70 Persen Warga Rempang Bersedia Digeser, Partai Perindo Apresiasi Dialog Pemerintah dan Masyarakat
"Sekarang yang sudah (setuju) hampir kurang lebih 400 KK sudah daftar sukarela untuk digeser," ungkap Bahlil kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/10/2023).
Baca Juga: Ungkap Nasib Investasi Xinyi Group di Rempang, Begini Kata Bahlil
Dari 400 KK tersebut, Bahlil menyebut sudah ada 27 KK yang ditempatkan di hunian sementara, sedangkan sisanya masih dalam proses pemindahan.
Jumlah tersebut bertambah setelah sebelumnya Bahlil mengatakan, baru 341 KK yang setuju digeser dari total 900 KK yang terdampak. Baca Juga: 70 Persen Warga Rempang Bersedia Digeser, Partai Perindo Apresiasi Dialog Pemerintah dan Masyarakat
"Sekarang yang sudah (setuju) hampir kurang lebih 400 KK sudah daftar sukarela untuk digeser," ungkap Bahlil kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/10/2023).
Baca Juga: Ungkap Nasib Investasi Xinyi Group di Rempang, Begini Kata Bahlil
Dari 400 KK tersebut, Bahlil menyebut sudah ada 27 KK yang ditempatkan di hunian sementara, sedangkan sisanya masih dalam proses pemindahan.
Lihat Juga :