Menilik Potensi Ekonomi Limbah Kelapa Sawit Jadi Co-Firing Biomassa
Selasa, 17 Oktober 2023 - 07:38 WIB
loading...
A
A
A
Iwan menegaskan, PLN EPI berkomitmen penuh dalam mendukung rencana pemerintah guna mencapai target pemanfaatan biomassa untuk co-firing sebesar 10,2 juta ton pada tahun 2025.
"Substitusi batu bara ke biomassa ini adalah proyek yang strategis. Selain bisa mengurangi ketergantungan atas batu bara yang merupakan energi fosil, langkah ini menjadi salah satu cara untuk menurunkan emisi karbon mencapai NZE 2060. Dengan co-firing biomassa PLN bisa mendapatkan energi bersih dengan biaya minimal," tandsnya.
Untuk itu, di sela acara Indonesia International Heating Technology Exhibition (Heatech) yang diselenggarakan di JIEXPO, Jumat (6/10) lalu, dilangsungkan MoU antara PLN EPI dan PT Elektrika Konstruksi Nusantara (EKN) dalam pemanfaatan limbah tandan kosong kelapa sawit menjadi co-firing biomassa pada PLTU Bengkayang.
Ke dua pihak bersepakat melibatkan masyarakat Sambas, Kalimantan Barat, secara langsung dalam proses produksi biomassa tersebut. Menurut Iwan, pengolahan biomassa ini mampu menyerap 40 tenaga kerja lokal di Sambas. Dirinya optimis program co-firing jenis lain yang digagas akan mampu menyerap tenaga kerja lokal secara masif dan mengurai permasalah sampah yang banyak terjadi di berbagai daerah.
"Semoga ini jadi awal yang baik karena selama ini mungkin tandan kosong menumpuk di kebun dan sekarang sudah bisa dimanfaatkan," tuturnya.
"Substitusi batu bara ke biomassa ini adalah proyek yang strategis. Selain bisa mengurangi ketergantungan atas batu bara yang merupakan energi fosil, langkah ini menjadi salah satu cara untuk menurunkan emisi karbon mencapai NZE 2060. Dengan co-firing biomassa PLN bisa mendapatkan energi bersih dengan biaya minimal," tandsnya.
Untuk itu, di sela acara Indonesia International Heating Technology Exhibition (Heatech) yang diselenggarakan di JIEXPO, Jumat (6/10) lalu, dilangsungkan MoU antara PLN EPI dan PT Elektrika Konstruksi Nusantara (EKN) dalam pemanfaatan limbah tandan kosong kelapa sawit menjadi co-firing biomassa pada PLTU Bengkayang.
Ke dua pihak bersepakat melibatkan masyarakat Sambas, Kalimantan Barat, secara langsung dalam proses produksi biomassa tersebut. Menurut Iwan, pengolahan biomassa ini mampu menyerap 40 tenaga kerja lokal di Sambas. Dirinya optimis program co-firing jenis lain yang digagas akan mampu menyerap tenaga kerja lokal secara masif dan mengurai permasalah sampah yang banyak terjadi di berbagai daerah.
"Semoga ini jadi awal yang baik karena selama ini mungkin tandan kosong menumpuk di kebun dan sekarang sudah bisa dimanfaatkan," tuturnya.
Lihat Juga :