Ekonom Sarankan Bank Indonesia Tahan Suku Bunga di 5,75%
Kamis, 19 Oktober 2023 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Indonesia juga berhasil mempertahankan surplus perdagangan yang tinggi pada bulan September 2023, yang menandai surplus selama 41 bulan berturut-turut.
"Akan tetapi, dinamika di pasar Amerika Serikat terkait dengan potensi kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang telah mengakibatkan lonjakan arus modal keluar dari pasar Indonesia dalam beberapa pekan terakhir," sambung Riefky.
Hal ini seperti yang terlihat dalam penjualan saham dan aset obligasi senilai USD1,35 miliar antara pertengahan September dan pertengahan Oktober.
Pada September 2023, Rupiah terus mengalami depresiasi, mencapai Rp15,354 per dolar Amerika Serikat (AS)/USD, sebagai respons terhadap indikasi the Fed untuk mempertahankan tingkat suku bunga yang lebih tinggi dalam beberapa waktu ke depan serta indikator ekonomi China yang belum menunjukkan perbaikan signifikan.
Meskipun demikian, rupiah tetap menjadi salah satu mata uang yang menunjukkan performa terbaik di antara mata uang negara-negara berkembang, hanya kalah dari Real Brasil, yang secara konsisten menunjukkan kekuatan terhadap Dolar AS berkat permintaan global yang kuat terhadap komoditas Brasil.
"Akan tetapi, dinamika di pasar Amerika Serikat terkait dengan potensi kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang telah mengakibatkan lonjakan arus modal keluar dari pasar Indonesia dalam beberapa pekan terakhir," sambung Riefky.
Hal ini seperti yang terlihat dalam penjualan saham dan aset obligasi senilai USD1,35 miliar antara pertengahan September dan pertengahan Oktober.
Pada September 2023, Rupiah terus mengalami depresiasi, mencapai Rp15,354 per dolar Amerika Serikat (AS)/USD, sebagai respons terhadap indikasi the Fed untuk mempertahankan tingkat suku bunga yang lebih tinggi dalam beberapa waktu ke depan serta indikator ekonomi China yang belum menunjukkan perbaikan signifikan.
Meskipun demikian, rupiah tetap menjadi salah satu mata uang yang menunjukkan performa terbaik di antara mata uang negara-negara berkembang, hanya kalah dari Real Brasil, yang secara konsisten menunjukkan kekuatan terhadap Dolar AS berkat permintaan global yang kuat terhadap komoditas Brasil.
Lihat Juga :