Innovating Jogja 2020 Tumbuhkan IKM Kerajinan dan Batik di Masa Pandemi
Rabu, 05 Agustus 2020 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
"Misalnya, melalui kegiatan Inkubasi Innovating Jogja, para peserta dapat memanfaatkan fasilitas litbang dan layanan jasa yang dimiliki oleh BBKB serta pendampingan teknis dan manajemen usaha yang diberikan oleh para mentor," jelas Doddy.
Dalam program ini, ada beberapa tenant Innovating Jogja yang produknya meningkat di tengah Pandemi. Djadi Batik misalnya, memiliki usaha produksi batik dengan gaya Korea yang digemari generasi muda, yaitu pakaian batik dengan desain hanbok dengan kombinasi bahan plastik, sehingga bisa berfungsi sebagai hazmat yang cantik. (Baca juga: Louis Vuitton Merilis Koleksi Musim Panas dengan Rasa Batik )
Omzet Djadi Batik mengalami peningkatan sebesar 50% di masa pandemi. Kemudian ada juga, Ramundi yang memproduksi pakaian bayi dari bahan batik, juga mengalami peningkatan omset sebesar 70% dengan strategi packaging yang menarik dan pemasaran online.
Dalam program ini, ada beberapa tenant Innovating Jogja yang produknya meningkat di tengah Pandemi. Djadi Batik misalnya, memiliki usaha produksi batik dengan gaya Korea yang digemari generasi muda, yaitu pakaian batik dengan desain hanbok dengan kombinasi bahan plastik, sehingga bisa berfungsi sebagai hazmat yang cantik. (Baca juga: Louis Vuitton Merilis Koleksi Musim Panas dengan Rasa Batik )
Omzet Djadi Batik mengalami peningkatan sebesar 50% di masa pandemi. Kemudian ada juga, Ramundi yang memproduksi pakaian bayi dari bahan batik, juga mengalami peningkatan omset sebesar 70% dengan strategi packaging yang menarik dan pemasaran online.
(ind)
Lihat Juga :