50% Warga Rempang Bersedia Digeser, Bahlil Atur Kapan Konstruksi Pabrik Kaca dan Panel

Jum'at, 20 Oktober 2023 - 15:57 WIB
loading...
50% Warga Rempang Bersedia...
Bahlil Lahadalia mengungkapkan jumlah warga Rempang yang setuju untuk digeser ke Tanjung Banun karena terdampak pembangunan Rempang Eco City di Pulau Rempang, Kepulauan Riau sudah mencapai 50% lebih. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan jumlah warga Rempang yang setuju untuk digeser ke Tanjung Banun karena terdampak pembangunan Rempang Eco City di Pulau Rempang, Kepulauan Riau sudah mencapai 50% lebih.

"Yang sudah mendaftar itu sudah mencapai hampir 500, 400 lebih, hampir 500 dari 900 KK (kepala keluarga), jadi sudah 50% lebih yang bersedia Untuk digeser secara sukarela," kata Bahlil di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Jumat (20/10/2023).

Baca Juga: China Bangun Pabrik Kaca Rp127 T di Batam, Bahlil Pastikan Warga Terdampak Dapat Rumah

Adapun jumlah warga yang sudah bergeser dari Rempang ke hunian sementara sudah mencapai 50 lebih KK. "Yang sudah pindah (ke hunian sementara) 50 lebih sampai 60 rumah sudah pindah," ungkapnya.

Baca Juga: Tambah Lagi, Bahlil Sebut 400 KK di Rempang Setuju Digeser ke Tanjung Banun

Saat ditanya target penyelesaian lahan, Bahlil mengaku tidak memiliki target, namun menurutnya jika bisa selesai lebih cepat, maka akan semakin baik. "Lebih cepat lebih baik tapi harus dengan cara yang baik," ucap Bahlil.

"Kita komunikasi sama rakyat itu kan harus baik, butuh waktu kita bicara baik-baik, kalau mereka belum mau, itu karena belum ada penjelasan yang mungkin mereka mengerti," sambungnya.

Terkait dengan rencana pembangunan konstruksi pabrik kaca dan panel surya dari Xinyi Group, Bahlil mengaku masih menyusun strategi kapan pembangunan konstruksi pabrik tersebut akan dimulai.

"Lagi saya (atur) terus strateginya, apa kita selesai dulu baru mereka bisa membangun konstruksi, atau paralel. Saya lagi atur strateginya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
Bahlil Jamin Tak Ada...
Bahlil Jamin Tak Ada Kenaikan Harga BBM
Dongkrak PNBP, Purbaya-Bahlil...
Dongkrak PNBP, Purbaya-Bahlil Sinkronkan Kebijakan Fiskal dan Energi
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Viral Lagu “Mas Bahlil...
Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng, Bahlil Lahadalia Penasaran dan Ingin Bertemu Penciptanya
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved