Tahun Depan Dibebani Target Investasi Rp1.650 Triliun, Begini Respons Bahlil

Jum'at, 20 Oktober 2023 - 18:24 WIB
loading...
Tahun Depan Dibebani...
Menteri Investasi atau Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyinggung soal tantangan target realisasi investasi tahun 2024 yang ditetapkan sebesar Rp1.650 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyinggung soal tantangan target realisasi investasi tahun 2024 yang ditetapkan sebesar Rp1.650 triliun. Angka ini di atas target pemerintah tahun 2023 yang sebesar Rp1.400 triliun.

Baca Juga: Tokcer, Realisasi Investasi RI Tembus Rp1.053 Triliun, 75,2% dari Target Jokowi

Bahlil mengaku tidak mengetahui pertimbangan Menteri Koordinator atau Menko Airlangga Hartarto menaikkan target investasi hingga Rp1.650 triliun. Meski begitu, Bahlil menegaskan bahwa sebagai Menteri dia akan berupaya semaksimal mungkin

"Tahun depan itu (investasi) Rp1.650 triliun diberikan target, sebenarnya kalian tanya ke Pak Airlangga boleh. Pak Airlangga paling jago bikin angka-angka, tapi nggak jelas juga dia dapat angka itu dari mana," kata Bahlil dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jumat (20/10/2023).

Sebagai anak buah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bahlil tetap bertekad untuk merealisasikan target investasi tersebut jika diperintahkan. Baca Juga: Masuk Tahun Politik, Investasi Asing Terus Mengalir ke RI hingga Rp559,6 Triliun

"Saya sebagai prajurit yang diperintahkan Pak Presiden Jokowi karena Menko saya Pak (Menko Marinves) Luhut, jadi saya akan berupaya sekuat tenaga untuk melakukan hal itu. Jadi saya akan berupaya sekuat tenaga untuk melakukan hal itu," tuturnya.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/BKPM realisasi investasi dari Januari sampai September 2023 mencapai Rp 1.053,1 triliun. Realisasi investasi ini sudah 75,2% dari target tahun 2023 yang sebesar Rp1.400 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022, maka pertumbuhannya sebesar 18%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Viral Lagu “Mas Bahlil...
Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng, Bahlil Lahadalia Penasaran dan Ingin Bertemu Penciptanya
Viral Lagu “MBG: Mas...
Viral Lagu MBG: Mas Bahlil Ganteng, Sekjen Golkar: Bukan Sindiran atau Body Shaming
Rekomendasi
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved