Wall Street Pekan Depan Diprediksi Bergejolak, Investor Cari Saham Defensif

Minggu, 22 Oktober 2023 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Investor dinilai memiliki banyak alasan untuk gelisah. Naiknya imbal hasil obligasi telah mengurangi selera risiko, meningkatkan biaya modal bagi perusahaan dan menawarkan persaingan investasi pada saham. Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada hari Kamis mengatakan perekonomian AS yang lebih kuat dari perkiraan mungkin memerlukan kebijakan yang lebih ketat.

Kemudian, kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah akan meluas juga telah membuat investor semakin cemas. Sementara laporan pendapatan Tesla yang lebih lemah dari perkiraan minggu ini juga memperburuk suasana.

Volatilitas saham juga disertai dengan peningkatan gejolak di pasar Treasury. Indeks MOVE yang mengukur ekspektasi volatilitas pada Treasury AS, mendekati level tertinggi dalam empat bulan. "Ketika suku bunga meningkat pada tingkat yang sama dan situasi geopolitik seperti ini, Anda dihadapkan pada volatilitas," ujar Brent Kochuba, pendiri layanan analisis opsi SpotGamma.

Minggu depan diyakini akan menjadi minggu yang sibuk bagi pasar, dengan laporan pendapatan dari Microsoft (MSFT.O), Alphabet (GOOGL.O), Amazon (AMZN.O) dan Meta Platforms (META.O) - empat dari tujuh saham megacap AS yang keuntungannya telah mendorong S&P 500 lebih tinggi tahun ini.

Sektor-sektor defensif indeks telah terpukul tahun ini, dengan sektor utilitas turun sekitar 18%, kebutuhan pokok konsumen turun hampir 9% dan layanan kesehatan turun sekitar 6%, sebagian karena imbal hasil obligasi Treasury yang lebih tinggi telah mengurangi daya tariknya.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata Dingin di Jawa Timur, Bromo hingga Trawas
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Rekomendasi
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Infografis
10 Film dan Acara TV...
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved