Wall Street Pekan Depan Diprediksi Bergejolak, Investor Cari Saham Defensif

Minggu, 22 Oktober 2023 - 09:01 WIB
loading...
A A A
"Aset-aset safe-haven tidak berkinerja seperti yang diharapkan sebagai respons terhadap data pertumbuhan yang bertentangan dan meningkatnya ketegangan geopolitik," tulis analis di UBS Global Wealth Management. Investor masih memiliki beberapa lindung nilai portofolio. Harga emas telah melonjak 8% sejak konflik antara Israel dan pejuang Palestina, Hamas, pecah bulan ini.

Dalam mata uang, franc Swiss, aset safe haven yang sudah lama ada, mendekati level tertinggi terhadap euro sejak 2015. Sedangkan dolar AS naik 5% dalam tiga bulan terakhir.

Beberapa investor beralih ke obligasi Treasury jangka pendek atau dana pasar uang, yang memberikan imbal hasil lebih menarik sejak suku bunga mulai naik awal tahun lalu. Pasar uang AS telah melihat arus masuk sebesar USD640 miliar tahun ini, menurut data LSEG.

Untuk menahan volatilitas pasar obligasi, analis UBS mengatakan mereka lebih memilih jangka waktu lima tahun dibandingkan jangka waktu 10 tahun untuk memperoleh imbal hasil dan untuk memitigasi risiko bahwa imbal hasil dengan tenor 10 tahun terus meningkat.

Mereka juga merekomendasikan lindung nilai terhadap meluasnya konflik di Timur Tengah dengan mengambil posisi berjangka panjang pada minyak mentah Brent. "Ketidakpastian geopolitik, kenaikan imbal hasil obligasi dan risiko kerugian lebih besar pada saham berarti investor menghadapi ketidakpastian baru," tulis UBS.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
IHSG Lanjutkan Penguatan,...
IHSG Lanjutkan Penguatan, Sore Ini Ditutup Reli ke Level 6.231
IHSG Melompat di Sesi...
IHSG Melompat di Sesi Siang, Sentuh Level 6.228 dengan Transaksi Rp8,2 Triliun
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Rekomendasi
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved