Adem! Hingga Juni 2024 Beli Rumah di Bawah Rp2 Miliar Bebas Pajak

Selasa, 24 Oktober 2023 - 14:15 WIB
loading...
Adem! Hingga Juni 2024...
Harga rumah di bawah Rp2 miliar akan bebas PPN. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) sudah mengungkap kebijakan soal insentif untuk industri properti yang diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Salah satu insentif itu adalah pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk pembelian rumah di bawah Rp2 miliar.

Baca juga: Jokowi Akan Tebar Insentif untuk Industri Properti

"Jadi yang ingin kita beri insentif pembebasan PPN dengan rumah untuk harga berapa miliar, misalnya (di bawah) Rp2 miliar," kata Jokowi saat ditemui di sebuah acara di Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pernyataan Jokowi tadi. Airlangga mengungkap penegasan itu usai melakukan rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, yang dihadiri pula oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Tadi pak Presiden meminta agar dilakukan program PPN ditanggung pemerintah untuk pembelian rumah atau properti di bawah Rp2 miliar," beber Airlangga dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (24/10/2023).

Menurut Airlangga, pembebasan PPN itu diberlakukan pemerintah hingga Juni tahun depan. Setelah periode itu, pemerintah hanya menanggung PPN sebesar 50%.

"Ini akan berlaku PPN 100% ditanggung pemerintah sampai dengan bulan Juni tahun depan. Sesudah bulan Juni, 50% ditanggung pemerintah," beber Airlangga.

Bukan cuma bantuan PPN, masyarakat berpenghasilan rendah alias MBR juga mendapatkan insentif dari pemerintah. Insentif itu berupa pengurusan administrasi rumah baru mulai dari BPHTB dan lain-lain senilai Rp4 juta.

Selama ini kalangan MBR harus menanggung biaya administrasi sekitar Rp13,3 juta untuk pembelian rumah baru. Kebijakan Ini berlaku hingga tahun 2024.

"Untuk MBR diberi bantuan administratif. Pemerintah akan kontribusi Rp4 juta," ungkap Airlangga.

Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, sektor properti memiliki kontribusi yang besar, dan saat ini sedang mengalami penurunan.

"Kita berikan insentif dunia properti, dunia perumahan untuk menjaga momentum ekonomi kita," tandas Jokowi.

Baca juga: AIPAC, Pelobi Utama Israel di Amerika Serikat Sejak 1951

Dari hasil perhitungan terkini pemerintah terungkap, sektor perumahan dan sektor konstruksi kontribusi PDB-nya turun. PDB sektor perumahan turun 0,67%.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
DADA Ungkap Strategi...
DADA Ungkap Strategi Bisnis Properti di Program Mini MBA Real Estate CSEL UI
Jawab Kebutuhan Pasar,...
Jawab Kebutuhan Pasar, Park Serpong Hadirkan Hunian Mulai Rp330 Juta-996 Jutaan
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Namanya Disebut dalam...
Namanya Disebut dalam Pleidoi Nadiem, Jokowi: Yang Saya Tahu Pak Nadiem Orang Baik
Rekomendasi
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Berita Terkini
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Infografis
Enam Komik Termahal...
Enam Komik Termahal di Dunia hingga Puluhan Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved