Sri Mulyani Bakal Guyur Rp31 Triliun buat Karyawan Bergaji Pas-pasan

Rabu, 05 Agustus 2020 - 18:10 WIB
loading...
Sri Mulyani Bakal Guyur...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan akan memberikan bantuan kepada karyawan yang bergaji kecil. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pemberian bantuan bantuan langsung tunai itu ditujukan bagi karyawan yang bergaji di bawah Rp5 juta. Anggaran yang bakal dikucurkan sebesar Rp31 triliun untuk 13 juta pekerja yang bergaji di bawah 5 juta.

"Pemerintahan juga berikan bantuan gaji bagi mereka yang berpendapatan di bawah Rp5 juta yang sekarang diidentifikasi. Targetnya diperkirkan bisa mencapai 13 juta pekerja, anggarannya kira- kira Rp31 triliun," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (5/8/2020). ( Baca juga:Sri Mulyani Sebut PSBB Biang Keladi Minusnya Pertumbuhan Ekonomi )

Dia mengatakan, langkah-langkah peningkatan belanja akan ditingkatkan dalam melindungi masyarakat. Adapun, bantuan sosial akan ditambah dan bisa produktif.

"Misalnya bansos produktif mendekati Rp30 triliun," jelasnya.

Pernyataan Sri Mulyani mempertegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sebelumnya menyampaikan akan memberi bantuan berupa uang tunai atau gaji kepada setiap pegawai selama enam bulan. Pemberian bantuan tersebut diketahui merupakan salah satu skema dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Pemerintah Bakal Umumkan...
Pemerintah Bakal Umumkan Aturan Outsourcing Hari Ini, KSPSI Spill Apa Isinya
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Di Balik Progres Percepatan...
Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat, Ada Dedikasi dan Komitmen Para Pekerja
Jenis Pekerjaan Ini...
Jenis Pekerjaan Ini Tak Termasuk Kategori WFH Tiap Jumat
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
KSPSI ATUC Kirim Delegasi...
KSPSI ATUC Kirim Delegasi ke Sidang Perburuhan Dunia ILC ke-114 di Jenewa
Rekomendasi
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved