Kedepankan Kehati-hatian, per September BNI Salurkan Kredit Rp671,4 Triliun
Selasa, 31 Oktober 2023 - 19:18 WIB
loading...
A
A
A
Novita memaparkan, kredit segmen korporasi swasta blue chip tumbuh 19,2% (YoY) menjadi Rp251,6 triliun, diikuti segmen enterprise, yang merupakan direct value chain dari nasabah korporasi tersebut, tumbuh 10,2% (YoY) menjadi Rp57,4 triliun.
Sementara kredit di segmen konsumer tumbuh sebesar 12,7% (YoY) menjadi Rp119,5 triliun, yang dikontribusikan terutama dari pertumbuhan personal loan dan kredit pemilikan rumah. Sementara itu, lanjut dia, secara gabungan, perusahaan anak mencatatkan pertumbuhan kredit 94,3% (YoY), sebagai dampak transformasi bisnis yang mulai berjalan.
"Penyaluran kredit yang tinggi oleh perusahaan anak dihasilkan dari hibank yang fokus pada pembiayaan UMKM berbasis cluster dan BNI Finance yang fokus pada pembiayaan kepemilikan mobil di segmen konsumer," ungkapnya.
Sejalan dengan strategi akselerasi kredit di segmen berisiko rendah tersebut, kualitas kredit terus membaik yang terlihat dari penurunan rasio NPL dan LaR. Rasio NPL BNI per September 2023 tercatat berada di level 2,3%, jauh membaik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 3,0%. Sementara itu, rasio LaR, yang mencakup NPL, kredit pada kolektibilitas 2, dan kredit kolektibilitas lancar yang sedang direstrukturisasi tercatat sebesar 14,4%, membaik dibandingkan September tahun 2022 yang sebesar 19,3%.
Baca Juga: Rugi Rp3,9 Triliun per Hari, Israel Akan Bangkrut karena Menggempur Hamas
Sementara kredit di segmen konsumer tumbuh sebesar 12,7% (YoY) menjadi Rp119,5 triliun, yang dikontribusikan terutama dari pertumbuhan personal loan dan kredit pemilikan rumah. Sementara itu, lanjut dia, secara gabungan, perusahaan anak mencatatkan pertumbuhan kredit 94,3% (YoY), sebagai dampak transformasi bisnis yang mulai berjalan.
"Penyaluran kredit yang tinggi oleh perusahaan anak dihasilkan dari hibank yang fokus pada pembiayaan UMKM berbasis cluster dan BNI Finance yang fokus pada pembiayaan kepemilikan mobil di segmen konsumer," ungkapnya.
Sejalan dengan strategi akselerasi kredit di segmen berisiko rendah tersebut, kualitas kredit terus membaik yang terlihat dari penurunan rasio NPL dan LaR. Rasio NPL BNI per September 2023 tercatat berada di level 2,3%, jauh membaik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 3,0%. Sementara itu, rasio LaR, yang mencakup NPL, kredit pada kolektibilitas 2, dan kredit kolektibilitas lancar yang sedang direstrukturisasi tercatat sebesar 14,4%, membaik dibandingkan September tahun 2022 yang sebesar 19,3%.
Baca Juga: Rugi Rp3,9 Triliun per Hari, Israel Akan Bangkrut karena Menggempur Hamas
Lihat Juga :