Ekonomi RI 'Sakit' di Kuartal II/2020, Bagaimana Kondisi Perbankan?
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:31 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah pelemahan aktivitas ekonomi sebagai dampak dari pembatasan sosial yang menekan kinerja intermediasi perbankan, pertumbuhan kredit selama triwulan II 2020 terpantau tumbuh positif 1,49% (yoy) dengan non-performing loans (NPL) gross sebesar 3,11%, dibandingkan triwulan I 2020 sebesar 2,77%.
(Baca Juga: BI Tambah Suntikan Likuiditas ke Perbankan Rp167,7 Triliun )
"Ini mengalami penurunan secara gradual sampai dengan posisi terakhir di bulan Juni. Namun demikian, dapat kami sampaikan bahwa pada bulan Juli sudah ada tanda-tanda perbaikan, dimana pertumbuhan kredit ada indikasi untuk meningkat," jelas Wimboh.
Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 7,95% (yoy) didorong oleh pertumbuhan DPK Buku IV yang mencapai double digit 11,90% yoy. "Hal ini merupakan dampak pertambahan jumlah bank Buku IV dari sebelumnya 6 bank menjadi 7 bank sejak Mei 2020. Dengan demikian, LDR menunjukkan tren turun menjadi 88,64% di bulan Juni dibandingkan triwulan I 2020 sebesar 91,55%," tutur Wimboh.
(Baca Juga: BI Tambah Suntikan Likuiditas ke Perbankan Rp167,7 Triliun )
"Ini mengalami penurunan secara gradual sampai dengan posisi terakhir di bulan Juni. Namun demikian, dapat kami sampaikan bahwa pada bulan Juli sudah ada tanda-tanda perbaikan, dimana pertumbuhan kredit ada indikasi untuk meningkat," jelas Wimboh.
Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 7,95% (yoy) didorong oleh pertumbuhan DPK Buku IV yang mencapai double digit 11,90% yoy. "Hal ini merupakan dampak pertambahan jumlah bank Buku IV dari sebelumnya 6 bank menjadi 7 bank sejak Mei 2020. Dengan demikian, LDR menunjukkan tren turun menjadi 88,64% di bulan Juni dibandingkan triwulan I 2020 sebesar 91,55%," tutur Wimboh.
(akr)
Lihat Juga :