Investasi USD12 Juta, PT Katup Industri Indonesia Bangun Pabrik di Cikarang

Rabu, 01 November 2023 - 22:07 WIB
loading...
Investasi USD12 Juta,...
Manajemen PT katup Industri Indonesia meresmikan pembangunan pabrik valve di Kawasan Industri Delta Silicon Cikarang Pusat, Jawa Barat. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Perusahaan nasional yang mengkhususkan dalam produksi dan pengembangan katup (valve), PT Katup Industri Indonesia, meresmikan pabrik valve (katup) di Kawasan Industri Delta Silicon Cikarang Pusat, Jawa Barat, dengan investasi awal USD12 juta. Modal yang ditanamkan akan meningkat menjadi USD20 juta hingga tahun depan.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN)," kata Chairman PT Katup Industri Indonesia Jacob Malloa dalam keterangannya, Rabu (1/11/2023).

Pabrik ini memproduksi berbagai varian produk valve ( katup ) berupa Ball Valve Floating, Ball Valve Trunion dan Gate/Globe/Check. Pembangunan pabrik ini menurut dia dilakukan dengan tujuan mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kemampuan industri nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor produk katup.

Baca Juga: Kemenperin Terus Dorong Hilirisasi Industri Logam

Katup merupakan salah satu peralatan penting yang banyak dipakai dalam berbagai sektor industri strategis seperti industri minyak dan gas, pembangkit listrik, pabrik pupuk dan pertambangan mineral nikel dan smelter logam. Prospek industri ini dinilai sangat menjanjikan, mengingat kebutuhan terhadap peralatan katup ke depan akan semakin meningkat, baik di tingkat nasional maupun global.

Diperkirakan untuk tingkat global, tahun ini nilai pasarnya mencapai USD80,4 miliar dan pada 2028 meningkat menjadi USD99,8 miliar. Sementara di dalam negeri pada tahun 2023 sebesar USD700 juta dan akan meningkat menjadi USD1 miliar pada 2028, seiring dengan pertumbuhan program hilirisasi beberapa sektor Industri yang telah dicanangkan oleh pemerintah, baik di sektor pertambangan maupun migas.

Baca Juga: Menlu Retno: Beberapa WNI Dievakuasi dari Gaza, Mungkin Hari Ini

Pabrik yang dibangun PT Katup Industri Indonesia ini mampu bersaing secara teknologi dan komersial di dalam negeri dan ke depan dapat berpartisipasi dalam meningkatkan ekspor Indonesia di bidang peralatan katup. Adapun pasar luar negeri yang menjadi incaran adalah di kawasan ASEAN dan Timur Tengah.

Direktur Utama Katup Industri Indonesia Saut Martahan Panjaitan menambahkan, PT Katup Industri Indonesia juga telah berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat kemampuan dan pengembangan teknologi katup yang inovatif.

"Tujuan kami adalah membangun ekosistem katup di Indonesia dan bisnis berkelanjutan yang kuat. Untuk mendukung tujuan tersebut, kami mendorong lima area yakkni SDM, metode produksi, equipment dan tools, source material dan environment," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Berita Terkini
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved