Kantongi HGU, Lahan Sawit Anggota Gapki Tidak Ada yang Berstatus Hutan

Jum'at, 03 November 2023 - 12:45 WIB
loading...
Kantongi HGU, Lahan...
Gapki memastikan lahan sawit para anggota tidak ada yang berstatus hutan. FOTO/Antara Photo
A A A
NUSA DUA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia ( Gapki ) memastikan lahan sawit para anggota sudah mengantongi Hak Guna Usaha (HGU) sehingga tidak lagi berstatus hutan.

Berdasarkan data Gapki ada sekitar 2,1 juta hektare (ha) lahan sawit masuk status kawasan hutan. Terdapat 380 perusahaan anggota Gapki dengan luas lahan 722.000 ha masuk dalam pemutihan lahan.

"Anggota Gapki semua telah mengajukan sebelum tanggal 2 November 2023. Artinya, telah masuk proses meskipun belum selesai," ungkap Ketua Umum Gapki Eddy Martono saat ditemui dalam rangkaian IPOC 2023, di Nusa Dua, Bali, Jumat (3/11/2023).

Baca Juga: Kebijakan EUDR Ancam Mata Pencaharian 3 Juta Petani Sawit

Dia memastikan tidak ada anggota Gapki yang bermasalah terkait status lahan sawit. Menurut dia seluruhnya telah mematuhi aturan yang berlaku.

Pihaknya mendorong agar pemerintah pusat dan daerah berkolaborasi dengan cepat agar kebijakan satu peta dapat segera diterapkan. Hal itu guna menghindari aturan tumpang tindih antara pusat dengan daerah.

Eddy memastikan bahwa anggota Gapki juga telah menyelesaikan aturan tata ruang daerah. "Jadi semuanya kita sudah oke, sesuai aturan tata ruang yang berlaku," jelasnya.

Baca Juga: Industri Sawit Sumbang Devisa Rp327 Triliun hingga Agustus 2023

Sebagaimana diketahui, pemerintah melakukan pemutihan lahan sawit di kawasan hutan melalui Undang-Undang Cipta Kerja. Pasal 110a diatur bahwa setiap orang yang melakukan usaha yang telah terbangun dan memiliki izin usaha dalam kawasan hutan sebelum berlaku UU Cipta Kerja, yang belum memenuhi syarat wajib menyesaikan paling lambat 2 November 2023.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Rekomendasi
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Berita Terkini
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved