Program Pesona Subang, Ubah Limbah Daun Nanas Jadi Serat Kain Bernilai Tinggi
Minggu, 05 November 2023 - 00:39 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, inovasi berupa dekortikator mini dengan segmentasi untuk penggunaan rumah tangga yang ke depan diharapkan dapat menunjang produksi sekaligus memberdayakan lebih banyak masyarakat. Dan ketiga, mengubah mesin penggerak dekortikator mini mengunakan panel surya yang dinamai decolacel, yang lebih ramah lingkungan.
Mesin decolacel yang dioperasikan menggunakan tenaga surya ini berkontribusi pada penurunan emisi sebesar 302.95 ton CO2eq/tahun dan mampu menghemat listrik sebesar Rp174.000/bulan. Decolacel ini bahkan telah mengantongi sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan hak paten dari Kementerian Hukum dan HAM per Oktober 2023.
![Program Pesona Subang, Ubah Limbah Daun Nanas Jadi Serat Kain Bernilai Tinggi]()
Tak hanya bantuan sarana dan prasarana, sejak tahun 2020 PEP Subang Field juga memberikan bantuan berupa pendampingan, dan pengembangan sumber daya manusia melalui serangkaian pelatihan yang dibutuhkan. Selain itujuga diadakan kegiatan-kegiatan pengembangan usaha lainnya melalui pengembangan jejaring. PEP Subang Field juga memfasilitasi kelompok Pinlefi untuk mengikuti berbagai pameran guna membuka pasar yang lebih luas.
Dengan kolaborasi ini, Alan mengaku optimistis dengan masa depan usaha serat daun nanas yang digelutinya. Bahkan, dia berharap ke depan bersama PEP Subang Field, mampu mereplikasi program ini ke desa-desa tetangga, bahkan ke kecamatan lainnya sehingga kapasitas produksi serat daun nanas dari Subang ini dapat memenuhi kebutuhan pasar yang masih besar.
"Banyak sekali yang minta produk dari kita sebetulnya, tapi kita masih kewalahanlah istilahnya. Karena itu saya berharap progam ini bisa lebih banyak lagi memberdayakan masyarakat dan menjadikan Subang sentra kain serat nanas," tutupnya.
Mesin decolacel yang dioperasikan menggunakan tenaga surya ini berkontribusi pada penurunan emisi sebesar 302.95 ton CO2eq/tahun dan mampu menghemat listrik sebesar Rp174.000/bulan. Decolacel ini bahkan telah mengantongi sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan hak paten dari Kementerian Hukum dan HAM per Oktober 2023.

Tak hanya bantuan sarana dan prasarana, sejak tahun 2020 PEP Subang Field juga memberikan bantuan berupa pendampingan, dan pengembangan sumber daya manusia melalui serangkaian pelatihan yang dibutuhkan. Selain itujuga diadakan kegiatan-kegiatan pengembangan usaha lainnya melalui pengembangan jejaring. PEP Subang Field juga memfasilitasi kelompok Pinlefi untuk mengikuti berbagai pameran guna membuka pasar yang lebih luas.
Dengan kolaborasi ini, Alan mengaku optimistis dengan masa depan usaha serat daun nanas yang digelutinya. Bahkan, dia berharap ke depan bersama PEP Subang Field, mampu mereplikasi program ini ke desa-desa tetangga, bahkan ke kecamatan lainnya sehingga kapasitas produksi serat daun nanas dari Subang ini dapat memenuhi kebutuhan pasar yang masih besar.
"Banyak sekali yang minta produk dari kita sebetulnya, tapi kita masih kewalahanlah istilahnya. Karena itu saya berharap progam ini bisa lebih banyak lagi memberdayakan masyarakat dan menjadikan Subang sentra kain serat nanas," tutupnya.
(fjo)
Lihat Juga :