Negosiasi Freeport Alot, Jokowi Minta Jonan Bantu Sri Mulyani
Senin, 09 Oktober 2017 - 19:20 WIB
Negosiasi Freeport Alot, Jokowi Minta Jonan Bantu Sri Mulyani
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengaku diminta oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali turut serta dalam tim perundingan antara pemerintah Indonesia dengan PT Freeport Indonesia. Pasalnya, saat ini negosiasi antara kedua belah pihak masih menemui jalan buntu.
(Baca Juga: Jonan dan Rini Saling Lempar Soal Divestasi Saham Freeport )
Setelah beberapa waktu lalu terjadi kesepakatan antara pemerintah dan Freeport mengenai stabilitas investasi dan perpanjangan waktu operasi, Jonan mengaku sudah tidak lagi mengikuti proses perundingan. Dia telah menyerahkan kelanjutan perundingan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.
"Sampai sekarang itu, saya pribadi belum ikut dalam negosiasi karena sudah 1,5 bulan sejak diputuskan kerangkanya ini. Saya sudah serahkan, minta pada Menteri Keuangan untuk menyelesaikan soal penerimaan negara dan tentang negosiasi divestasi ke menteri BUMN," katanya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (9/10/2017).
(Baca Juga: Jonan Dicecar DPR Soal Divestasi 51% Saham Freeport )
Saat ini, kata mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini menyatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta dirinya untuk membantu Menkeu dan Menteri BUMN untuk berunding dengan raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut. Dengan harapan, negosiasi akan mencapai titik temu.
(Baca Juga: Bos Besar Freeport Kirim Surat Tolak Skema Lepas 51% Saham )
Dia pun percaya diri negosiasi akan cepat mencapai titik temu, jika dirinya kembali terjun dalam proses tersebut. "Nah ini sekarang bapak Presiden minta saya untuk ikut membantu lagi, ini supaya bisa jalan dengan baik. Saya sih yakin kalau saya terjun lagi akan cepat. Karena saya tidak suka lama-lama," tandasnya.
(Baca Juga: Jonan dan Rini Saling Lempar Soal Divestasi Saham Freeport )
Setelah beberapa waktu lalu terjadi kesepakatan antara pemerintah dan Freeport mengenai stabilitas investasi dan perpanjangan waktu operasi, Jonan mengaku sudah tidak lagi mengikuti proses perundingan. Dia telah menyerahkan kelanjutan perundingan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.
"Sampai sekarang itu, saya pribadi belum ikut dalam negosiasi karena sudah 1,5 bulan sejak diputuskan kerangkanya ini. Saya sudah serahkan, minta pada Menteri Keuangan untuk menyelesaikan soal penerimaan negara dan tentang negosiasi divestasi ke menteri BUMN," katanya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (9/10/2017).
(Baca Juga: Jonan Dicecar DPR Soal Divestasi 51% Saham Freeport )
Saat ini, kata mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini menyatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta dirinya untuk membantu Menkeu dan Menteri BUMN untuk berunding dengan raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut. Dengan harapan, negosiasi akan mencapai titik temu.
(Baca Juga: Bos Besar Freeport Kirim Surat Tolak Skema Lepas 51% Saham )
Dia pun percaya diri negosiasi akan cepat mencapai titik temu, jika dirinya kembali terjun dalam proses tersebut. "Nah ini sekarang bapak Presiden minta saya untuk ikut membantu lagi, ini supaya bisa jalan dengan baik. Saya sih yakin kalau saya terjun lagi akan cepat. Karena saya tidak suka lama-lama," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :