Terungkap! Milienial dan Gen Z Gemari 3 Jenis Investasi

Rabu, 08 November 2023 - 16:19 WIB
loading...
Terungkap! Milienial...
Ada 3 jenis investasi yang digemari milenial dan gen Z. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kaum milenial dan gen Z ternyata mempunyai preferensi produk investasi yang paling diincar. Ada tiga produk investasi paling digemari oleh konsumen dua kalangan itu, yakni reksadana, saham, dan logam mulia.

Baca juga: Dicurhati Mahasiswa Unair, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Semringah

“Ketiga produk investasi ini menduduki pilihan teratas, berdasarkan hasil survei yang kami laukukan,” ujar Aska Primardi, Head of Research Jakpat, Rabu (8/11/2023).

Dalam survei terbaru yang dilakukan Jakpat terkait Tren Fintech Indonesia Semester I-2023, ditemukan bahwa 50% milenial dan gen Z mengaku menabung dan berinvestasi sangat relevan dengan kehidupan mereka.

Sebanyak 1 dari 4 dari generasi tersebut bahkan menyatakan mereka aktif mengelola portofolio investasi. Survei juga melaporkan, dua genarasi itu sangat familiar dengan investasi melalui platform, termasuk aplikasi yang dikembangkan fintech.

Survei yang melibatkan 1.425 responden itu menemukan 60% responden menegaskan bahwa fintech sudah terdaftar dan memiliki izin resmi dari OJK sebagai dasar dari pilihan mereka. Alasan lain adalah karena memiliki metode pembayaran yang mudah (56%), dan faktor kenyamanan atau user-friendliness (52%).

Aska menjelaskan lebih lanjut bahwa reksadana dan dan saham menduduki tempat pertama (dipilih oleh sekitar 43% orang), sementara logam mulia menduduki tempat kedua (dipilih oleh sekitar 30% orang). Milenial dan gen Z tak terbantahkan lagi merupakan generasi yang melek finansial dan memahami pentingnya mengelola keuangan.

Sejalan dengan preferensi produk investasi yang dipilih, lanjut dia, tipe investor generasi muda saat ini terbagi dalam tiga kelompok. Ada 54% merupakan tipe moderate, yang mengutamakan keseimbangan antara risk dan return.

Ada 41% merupakan conservatives, yang memilih menghindari risiko, dan 5% merupakan aggressive, yang rela mengambil risiko tinggi untuk imbal hasil yang lebih tinggi.

Chief Digital Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk Andreas Kurniawan mengatakan, tren investasi di kalangan generasi muda mendorong perbankan untuk merespons kebutuhan dan harapan generasi muda tersebut.

"Sekaligus juga menjadi kabar gembira bagi industri keuangan, karena dengan demikian, layanan perbankan dan investasi akan terus relevan. Namun, tantangannya adalah perbankan harus memperkuat ekosistem investasinya sesuai dengan lifestyle milenial dan gen Z," bebernya.

Untuk Danamon, lanjut dia, jawaban dari tantangan tersebut adalah berkolaborasi dengan Bareksa, salah satu platform investasi yang tengah berkembang dan diminati kaum muda saat ini. Dengan mengintegrasikan fitur direct debit di dalam aplikasi Bareksa, nasabah Danamon dapat sekaligus mengelola keuangan dan investasi sesuai dengan produk yang tersedia di Bareksa.

Pihaknya juga mendapatkan kesempatan untuk memperluas profile nasabah Danamon dan memfasilitasi pengguna Bareksa untuk memanfaatkan kemudahan melakukan investasi tanpa harus berpindah-pindah aplikasi. Danamon bahkan dapat memfasilitasi pembelian produk investasi hingga Rp1 miliar per hari, cocok dengan produk reksadana, saham, dan emas dengan nilai yang cukup besar.

Baca juga: 7,86 Juta Orang Indonesia Nganggur, Pengamat UI: Isu Serius dan Butuh Perhatian

“Limit Rp1 miliar tersebut merupakan tahap awal dan akan semakin ditingkatkan sejalan dengan respons nasabah. Kami ingin memperkuat komitmen untuk menjadi one-stop financial services provider,” tandasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Apa Itu Playing Victim?...
Apa Itu Playing Victim? Dokter Ungkap Dampaknya pada Hubungan dan Kesehatan Mental
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Rekomendasi
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
3 Drama Korea Adaptasi...
3 Drama Korea Adaptasi Webtoon Ini Viral Sepanjang 2026, Wajib Masuk Daftar Tontonan
Berita Terkini
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved