Percepat Layanan, Pelindo III Terapkan Inaportnet di Gresik

Rabu, 11 Oktober 2017 - 03:11 WIB
Percepat Layanan, Pelindo...
Percepat Layanan, Pelindo III Terapkan Inaportnet di Gresik
A A A
GRESIK - Percepatan pelayanan pelabuhan terus dikebut Pelindo III. Setelah berhasil diterapkan di Pelabuhan Banjarmasin, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelindo III mulai menerapkan sistem informasi layanan kepelabuhanan Inaportnet di Pelabuhan Gresik.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Gresik Agustinus Maun menuturkan, Pelabuhan Gresik dipandang telah memiliki sistem yang memadai untuk menunjang Inaportnet. Pihaknya berharap besar banyak perubahan yang bisa terjadi di berbagai pelabuhan untuk bisa saling mendukung. “Tentunya perlu dukungan seluruh stakeholder dan pengguna jasa di lokasi tersebut,” ujar Agustinus, Selasa (10/10).

Ia melanjutkan, kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Gresik dihadiri oleh para ketua asosiasi APBMI, INSA, ALFI dan pimpinan Terminal Untuk Kalangan Sendiri (TUKS).

General Manager Pelindo III Gresik Onny Djayus menutukan, sistem layanan daring seperti Inaportnet akan memudahkan pengguna jasa mulai dari sistem pembayaran, pemantauan kapal serta pengajuan dokumen-dokumen untuk kelengkapan kapal. Pelayanan yang cepat diharapkan bisa menambah arus akifitas di berbagai lini bisnis pelabuhan.

“Ke depan, pengguna jasa tidak perlu lagi datang ke KSOP atau kantor Pelindo III. Cukup melalui perangkat elektronik yang dimiliki dan didukung jaringan internet yang baik,” jelas Onny.

Dengan penerapan itu, katanya, membuat waktu pengurusan dokumen menjadi lebih efisien. Biaya yang dikeluarkan bisa dikepras dengan baik. Sehingga penghematan bisa dilakukan untuk kelangsungan ke depan.

M Septa, salah seorang pengguna jasa mewakili perusahaan pelayaran untuk komoditas curah cair menjelaskan, sistem Inaportnet memungkinkan pengguna jasa untuk memantau perkembangan pelayanan kapal dari manapun. “Sistem online bikin proses administrasi di pelabuhan berjalan lebih tertib dan transparan,” kata Septa.

Sistem Inaportnet merupakan sistem layanan berbasis daring yang digunakan dalam proses permohonan pelayanan kapal sampai dengan penerbitan izin pengoperasian kapal, mulai dari kapal masuk, kapal tambat, kapal tunda hingga kapal keluar termasuk pembayaran.

Adapun sejumlah dokumen yang diterapkan secara daring melalui Inaportnet meliputi Surat Pemberitahuan Kedatangan Kapal (SPKK), Surat Persetujuan Kapal Masuk (SPKM), Pemberitahuan Rencana Kegiatan Bongkar Muat (PRKBM), Perencanaan dan Penetapan Penyandaran Kapal (PPPK), Laporan Pemberitahuan Pemasukan/Pengeluaran Barang (LAB), Pemberitahuan Kapal Keluar (LK3), serta Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Proses pengisian informasi data di Inaportnet inipun terintegrasi dengan sistem informasi yang diterapkan di PT Pelindo III berupa Integrated Billing System (IBS). Sistem ini dibangun dengan tujuan agar pelayanan kapal dan barang di pelabuhan dapat berjalan cepat, valid, transparan, dan terstandar serta dengan biaya yang minimal.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boy Robyanto Menjadi...
Boy Robyanto Menjadi Nakhoda Baru Pelindo III
Banyak SDM Kurang Tahan...
Banyak SDM Kurang Tahan Tekanan di Dunia Kerja, Ini Penyebabnya
Pasca Lebur Pelindo,...
Pasca Lebur Pelindo, Erick Thohir: Kita Tekan Biaya Mahal dan Korupsi
Pelindo III Jadi Operator...
Pelindo III Jadi Operator Sementara Pelabuhan Patimban Subang
Kejar Target, Pembangunan...
Kejar Target, Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajo Dikebut
Pelindo III Gelar Rapid...
Pelindo III Gelar Rapid Test Gratis di Pelabuhan Tanjung Wangi dan Ketapang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved