Ekonomi Sulit, Mak Ganjar Bantu Tekan Stunting di Kalsel

Kamis, 09 November 2023 - 08:30 WIB
loading...
Ekonomi Sulit, Mak Ganjar...
Mak Ganjar melakukan penyuluhan tentang gangguan pertumbuhan pada anak atau stunting di Banjar, Kalimantan Selatan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sukarelawan Mak Ganjar melakukan penyuluhan tentang gangguan pertumbuhan pada anak atau stunting di Banjar, Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu menurunkan angka stunting yang disebabkan oleh minimnya pengetahuan warga tentang stunting.

"Stunting itu kebanyakan waktu hamil tidak menjaga kesehatan kehamilan. Pola makannya juga tidak sehat, tidak seimbang. Sehingga, anaknya gizinya kurang baik," kata Muslihah, dalam siaran pers, Kamis (9/11/2023).

Baca Juga: Arsjad Rasjid: Pilpres 2024 Dimulai dengan Luka Serius, Sejarah Mencatat Ini

Menurut WHO (2020) stunting adalah kondisi pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang atau tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO.

Kondisi itu, kata Muslihah, dipengaruhi irreversibel akibat asupan nutrisi yang tidak adekuat dan/atau infeksi berulang atau kronis yang terjadi dalam 1000 hari pertama kehidupan.

"Ketika anaknya tumbuh itu kurang, pertumbuhannya tidak normal. Tidak seperti anak-anak tumbuh pada umumnya. Ada kemungkinan berat dan tinggi badannya itu kurang dari yang normal," ujarnya.

Menurut data tahun lalu, angka stunting di Kabupaten Banjar sebelumnya tercatat sebesar 40 persen kemudian mengalami penurunan sekitar 14 persen sehingga pada saat ini jumlahnya berada pada angka 26 persen.

Penurunan angka stunting itu diakui berkat kerja sama berbagai pihak termasuk kelompok sukarelawan Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden Mahfud MD, melalui penyuluhan yang dilakukan Mak Ganjar Kalimantan Selatan kali ini.

"Cara pencegahannya, pola makannya harus dijaga. Kemudian juga pola hidup bersih dan sehat. Apalagi, untuk bapak-bapaknya yang merokok sebisa mungkin menghindari kontak langsung dengan anak ketika sedang atau selesai merokok," kata Muslihah.

Baca Juga: Ganjar Beberkan Jurusnya Tumbuhkan Ekonomi 7% per Tahun

Dalam penyuluhan kali ini, terungkap alasan warga kurang memperhatikan asupan makanan bergizi untuk anak-anaknya yakni terkendala kondisi perekonomian yang sedang sulit belakangan ini. Muslihah mengakui kondisi perekonomian masyarakat setempat tengah sulit karena hasil perkebunan karet yang banyak digeluti mereka mengalami penurunan hasil produksi dan penjualan.

"Ketika karet itu anjlok harganya dan hasil karetnya itu menurun maka di situ penghasilan masyarakat menurun akhirnya untuk mencari makan susah dan untuk menghidupi keluarganya juga sulit," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NHM Peduli Jalankan...
NHM Peduli Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Lingkar Tambang Gosowong
Pentingnya Kolaborasi...
Pentingnya Kolaborasi Berkelanjutan dalam Percepatan Penurunan Stunting
Rumah BUMN BRI Antar...
Rumah BUMN BRI Antar Mahasiswa Rintis Bisnis Camilan Anti-Stunting
Kualitas Air dan Lingkungan,...
Kualitas Air dan Lingkungan, Kunci Tekan Beban Ekonomi Akibat Stunting
PNM Gelar Aksi Pencegahan...
PNM Gelar Aksi Pencegahan Stunting dan Imunisasi Gratis di Seluruh Indonesia
Danone Indonesia dan...
Danone Indonesia dan Muhammadiyah Dorong Penurunan Stunting
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
Diikuti 700 Pelari,...
Diikuti 700 Pelari, Nutrition Run 2026 Galang Donasi untuk Anak Stunting
Rekomendasi
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved