DFI Lakukan Tranformasi Bisnis Garap Layanan Kargo Halal
Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:03 WIB
loading...
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Dewata Freight International Tbk di Jakarta, Kamis (6/8/2020). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan forwarder PT Dewata Freight International Tbk (DFI Logistics) melakukan transformasi bisnis dengan menggarap layanan kargo halal (halal hub), cold chain, pergudangan (warehouse) dan pusat logitik berikat atau PLB.
Direktur Utama DFI Logistics Nofrisel mengatakan, selama ini DFI berfokus pada freight forwarding, namun setahun terakhir melakukan pengembangan bisnis yang terintegrasi.
“Jadi transformasi bisnis ini punya banyak keunggulan dan bisa menjadi salah satu local logistics player yang memberikan kontribusi terhadap logistik di Indonesia,” ujar Nofrisel usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (6/8/2020).
(Baca Juga: Bertahan Saat Pandemi, Pengusaha Logistik Putar Otak Beralih Bisnis)
Dia mengungkapkan, transformasi bisnis perseroan itu diharapkan sudah bisa berjalan pada periode September atau Oktober tahun ini. Menurutnya, penyediaan ekspansi bisnis betupa fasilitas Halal Hub oleh perseroan akan dilakukan di Jabodetabek, Cold Chain di Surabaya dan Jabodetabek, sedangkan fasilitas PLB di Medan yang berbasis e-Comerce atau aircargo.
Direktur Utama DFI Logistics Nofrisel mengatakan, selama ini DFI berfokus pada freight forwarding, namun setahun terakhir melakukan pengembangan bisnis yang terintegrasi.
“Jadi transformasi bisnis ini punya banyak keunggulan dan bisa menjadi salah satu local logistics player yang memberikan kontribusi terhadap logistik di Indonesia,” ujar Nofrisel usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (6/8/2020).
(Baca Juga: Bertahan Saat Pandemi, Pengusaha Logistik Putar Otak Beralih Bisnis)
Dia mengungkapkan, transformasi bisnis perseroan itu diharapkan sudah bisa berjalan pada periode September atau Oktober tahun ini. Menurutnya, penyediaan ekspansi bisnis betupa fasilitas Halal Hub oleh perseroan akan dilakukan di Jabodetabek, Cold Chain di Surabaya dan Jabodetabek, sedangkan fasilitas PLB di Medan yang berbasis e-Comerce atau aircargo.
Lihat Juga :