Bansos Rp600 Ribu per Bulan bagi Karyawan Menutupi Ketidakmampuan Tim Ekonomi ?
Kamis, 06 Agustus 2020 - 17:46 WIB
loading...
Anggota Komisi XI DPR mengkhawatirkan ide menggelontorkan dana bansos untuk pekerja yang gajinya di bawah Rp5 juta ini untuk menutupi ketidakmampuan tim ekonomi pemerintah dalam mengeksekusi apa yang diinginkan presiden. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Rencana pemerintah memberikan bansos sebesar Rp600.000 per bulan untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta dinilai sebagai langkah yang tepat. Termasuk bansos produktif hingga Rp30 triliun bagi 12 juta UMKM. Persoalannya, kebijakan ini terkesan dadakan. Apalagi dengan embel-embel untuk peningkatan belanja pemerintah.
(Baca Juga: Hati-hati Pak Jokowi! Ngasih Bantuan Karyawan Rp600.000 Bikin yang Lain Cemburu )
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra Heri Gunawan mengatakan, Presiden sudah berapa kali menegur menterinya soal penyerapan anggaran penanganan Covid-19 beserta dampaknya terhadap perekonomian. Bahkan saat rapat kabinet pada Senin (3/8/2020) lalu, Presiden lagi-lagi menyoroti realisasi anggaran ini. Sebab dari Rp695 triliun stimulus untuk penanganan Covid-19, baru 20% yang terealisasi atau sebesar Rp 141 triliun.
"Presiden bilang masih kecil sekali. Ya memang kecil menurut saya. Apalagi dikatakan Presiden bahwa ada 40 persen kementerian DIPA-nya saja belum ada, bagaimana mau realisasi," ujar Heri Gunawan, Kamis (6/8/2020).
(Baca Juga: Kini Giliran Insentif Rp2,4 Juta Disiapkan Bagi Pekerja, Kemenkeu Pikirkan Skemanya )
(Baca Juga: Hati-hati Pak Jokowi! Ngasih Bantuan Karyawan Rp600.000 Bikin yang Lain Cemburu )
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra Heri Gunawan mengatakan, Presiden sudah berapa kali menegur menterinya soal penyerapan anggaran penanganan Covid-19 beserta dampaknya terhadap perekonomian. Bahkan saat rapat kabinet pada Senin (3/8/2020) lalu, Presiden lagi-lagi menyoroti realisasi anggaran ini. Sebab dari Rp695 triliun stimulus untuk penanganan Covid-19, baru 20% yang terealisasi atau sebesar Rp 141 triliun.
"Presiden bilang masih kecil sekali. Ya memang kecil menurut saya. Apalagi dikatakan Presiden bahwa ada 40 persen kementerian DIPA-nya saja belum ada, bagaimana mau realisasi," ujar Heri Gunawan, Kamis (6/8/2020).
(Baca Juga: Kini Giliran Insentif Rp2,4 Juta Disiapkan Bagi Pekerja, Kemenkeu Pikirkan Skemanya )
Lihat Juga :