Bansos Rp600 Ribu per Bulan bagi Karyawan Menutupi Ketidakmampuan Tim Ekonomi ?
Kamis, 06 Agustus 2020 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
Dikatakan Heri, bagaimana perekonomian bisa membaik jika realisasi APBN yang diharapkan bisa menjadi stimulus justru lamban. Sementara masyarakat sudah menjerit akibat terdampak pandemi Covid-19, mulai dari tidak bisa melakukan aktivitas usaha hingga pengurangan pendapatan.
"Saya khawatir ide menggelontorkan dana bansos untuk pekerja yang gajinya di bawah Rp5 juta ini untuk menutupi ketidakmampuan tim ekonomi pemerintah dalam mengeksekusi apa yang diinginkan presiden. Stimulus tersendat, maka dibuatlah bansos untuk pekerja ini," katanya.
(Baca Juga: Hore, Gaji Tambahan Rp600 Ribu/Bulan Bagi Pekerja Bakal Cair September 2020 )
Karena itu, Heri berharap kebijakan bansos pekerja ini betul-betul bisa dieksekusi dengan skemanya yang jelas. "Siapa saja 13 juta pekerja yang akan menerima dana Rp 32 triliun tersebut. Jangan sampai ini menimbulkan masalah lagi," tuturnya.
Dikatakan Heri, hal yang juga harus dipikirkan pemerintah adalah bagaimana nasib para pekerja yang dirumahkan bahkan kena PHK selama pandemi ini berlangsung? "Jangan sampai muncul kecemburuan sosial di tengah masyarakat yang sama-sama terdampak oleh pandemi karena akan memunculkan risiko social unrest," katanya.
"Saya khawatir ide menggelontorkan dana bansos untuk pekerja yang gajinya di bawah Rp5 juta ini untuk menutupi ketidakmampuan tim ekonomi pemerintah dalam mengeksekusi apa yang diinginkan presiden. Stimulus tersendat, maka dibuatlah bansos untuk pekerja ini," katanya.
(Baca Juga: Hore, Gaji Tambahan Rp600 Ribu/Bulan Bagi Pekerja Bakal Cair September 2020 )
Karena itu, Heri berharap kebijakan bansos pekerja ini betul-betul bisa dieksekusi dengan skemanya yang jelas. "Siapa saja 13 juta pekerja yang akan menerima dana Rp 32 triliun tersebut. Jangan sampai ini menimbulkan masalah lagi," tuturnya.
Dikatakan Heri, hal yang juga harus dipikirkan pemerintah adalah bagaimana nasib para pekerja yang dirumahkan bahkan kena PHK selama pandemi ini berlangsung? "Jangan sampai muncul kecemburuan sosial di tengah masyarakat yang sama-sama terdampak oleh pandemi karena akan memunculkan risiko social unrest," katanya.
(akr)
Lihat Juga :