20.000 Ton Impor Jagung Tiba dari Vietnam, Khusus buat Peternak Terdaftar

Rabu, 15 November 2023 - 14:39 WIB
loading...
20.000 Ton Impor Jagung...
20 ribu ton jagung impor dari Vietnam tiba. Foto/Bulog
A A A
JAKARTA - Impor 20.000 ton jagung pakan tiba di Pelabuhan Teluk Lamong Surabaya, Jawa Timur, hari ini Rabu (15/11/2023). Impor jagung itu berasal dari Vietnam.

Baca juga: Impor Beras Bulog Tak Capai Target 1,5 Juta Ton, Stok Amankah?

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas mengatakan, 20.000 ton jagung pakan tersebut merupakan kedatangan perdana dari penugasan tahap pertama sebesar 250.000 ton. Total jagung pakan yang harus diimpor Bulog mencapai 500.000 ton, untuk memenuhi kebutuhan di Tanah Air dalam periode tertentu.

“Hari ini saya pastikan langsung kedatangan kapal pertama dari Vietnam sebanyak 20.000 ton jagung pakan,” ujar Buwas, Rabu (15/11/2023).

Usai tiba di dalam negeri, Buwas memastikan jagung pakan impor akan segera dijual ke peternak sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Dia yakin, operasi pasar itu mampu meredam kenaikan harga jagung yang saat ini terjadi.

Bulog sendiri sudah mengantongi daftar peternak yang akan mendapat jagung pakan. Soal ini Buwas enggan merinci secara detail, termasuk jumlah peternak.

"Kami sudah mengantongi daftar peternak yang akan mendapat jagung pakan ini dan kami optimistis dengan impor ini harga jagung pakan bisa segera turun,” beber dia.

Baca juga: 3 Inti Penting Ending Drakor Twinkling Watermelon, Ini Bukan soal Romansa

Importasi jagung pakan pada akhirnya menjadi keputusan pemerintah, seiring harga jagung di dalam negeri yang tidak kunjung melandai. Rata-rata harga jagung pakan di tingkat peternak secara nasional di atas Rp7.000 per kilogram (kg). Padahal, pemerintah menetapkan harga acuan penjualan (HAP) jagung pakan di tingkat peternak sebesar Rp5.000 per kg.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Bea Cukai Respons Munculnya...
Bea Cukai Respons Munculnya Nama Dirjen Djaka Budi Utama dalam Dakwaan Kasus Suap Impor
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Rekomendasi
AEF/MANTENA Cup 2026...
AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Pemerintah Tidak Merekomendasikan...
Pemerintah Tidak Merekomendasikan Impor KRL Bekas dari Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved