Bos Garuda: Tarif Batas Atas Tak Perlu Dihapus, Cukup Dinaikkan
Kamis, 16 November 2023 - 12:34 WIB
loading...
Tarif batas atas (TBA) tiket pesawat dinilai tak perlu dihapus, tapi cukup dinaikkan batas atasnya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menanggapi usulan Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mengenai penghapusan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat. Menurutnya, TBA tak perlu dihapus, tapi cukup dinaikkan batas atasnya.
Irfan beralasan, menghapus TBA akan sulit direalisasikan karena harus mengubah undang-undang yang berlaku. Sementara, menaikkan TBA bisa dilakukan sesuai kondisi pasar saat ini.
Baca Juga: Tiket Pesawat Masih Mahal, Menhub Ungkap Biang Keroknya
"Kalau TBA nggak bisa dibilang ya kasih roof (batasan atas) yang tinggi aja, bukan dihilangkan, dikasih roof yang tinggi aja gitu kan. Kalau misalkan sekarang TBA-nya Rp1 juta, kasih roof aja Rp5 juta. Kita juga kan gak mungkin jual (tiket) Rp6 juta kan," kata dia di Jakarta, Kamis (16/11/2023).
Irfan mengatakan, jika TBA dinaikkan maka manfaatnya akan dirasakan oleh maskapai maupun pelanggan. Dari sisi maskapai, jelas dia, kenaikan TBA akan menolong di saat industri penerbangan sedang mengalami persoalan mulai dari harga avtur yang tinggi hingga suku cadang yang terbatas.
Irfan beralasan, menghapus TBA akan sulit direalisasikan karena harus mengubah undang-undang yang berlaku. Sementara, menaikkan TBA bisa dilakukan sesuai kondisi pasar saat ini.
Baca Juga: Tiket Pesawat Masih Mahal, Menhub Ungkap Biang Keroknya
"Kalau TBA nggak bisa dibilang ya kasih roof (batasan atas) yang tinggi aja, bukan dihilangkan, dikasih roof yang tinggi aja gitu kan. Kalau misalkan sekarang TBA-nya Rp1 juta, kasih roof aja Rp5 juta. Kita juga kan gak mungkin jual (tiket) Rp6 juta kan," kata dia di Jakarta, Kamis (16/11/2023).
Irfan mengatakan, jika TBA dinaikkan maka manfaatnya akan dirasakan oleh maskapai maupun pelanggan. Dari sisi maskapai, jelas dia, kenaikan TBA akan menolong di saat industri penerbangan sedang mengalami persoalan mulai dari harga avtur yang tinggi hingga suku cadang yang terbatas.
Lihat Juga :