Dedolarisasi Tak Terbendung, Rusia dan Venezuela Beralih Pakai Mata Uang Lokal

Jum'at, 17 November 2023 - 23:38 WIB
loading...
Dedolarisasi Tak Terbendung,...
Rusia dan Venezuela membuat kemajuan dalam mewujudkan rencana menuju dedolarisasi, sebagai upaya untuk beralih ke mata uang nasional dalam perdagangan. Foto/Dok
A A A
MOSKOW - Rusia dan Venezuela membuat kemajuan dalam mewujudkan rencana menuju dedolarisasi , sebagai upaya untuk beralih ke mata uang nasional dalam perdagangan. Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil Pinto mengatakan, hal itu bakal disegera.

Pinto yang berada di Rusia dalam kunjungan resmi selama tiga hari, berbicara pada konferensi pers bersama dengan wakil dari Rusia Sergey Lavrov. Baca Juga: Dedolarisasi Menggema di Asia Tenggara, Negara Tetangga RI Ini Ikut Buang Dolar AS

Menurut Pinto, bank sentral di Moskow dan Caracas sedang mengerjakan sisi teknis dan teknologi dari peralihan yang direncanakan. Kedua mitra akan dapat beralih dari dolar AS dan mulai menggunakan mata uang lokal dalam transaksi lintas batas "segera," tambahnya.

Menlu Venezuela itu juga menekankan, bahwa negara-negara berkembang terkemuka, khususnya negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan), sedang mengejar dedolarisasi untuk mengurangi pengaruh dolar AS.

Baca Juga: Dedolarisasi adalah Suatu Keharusan, Sanksi Barat Pemicunya

Tren global menggunakan mata uang nasional dalam perdagangan alih-alih memakai dolar AS, mulai mendapatkan momentum tahun lalu setelah sanksi terkait Ukraina membuat Rusia terputus dari sistem keuangan Barat dan cadangan devisanya dibekukan.

Venezuela juga telah menjadi subyek sanksi AS dan Uni Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, Moskow dan Caracas bekerja memperluas perdagangan dan investasi bersama untuk membuat ekonomi mereka lebih berkelanjutan dalam menghadapi tekanan Barat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Rekomendasi
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved