Perkuat Pasokan Batu Bara PLTU, PLN Siapkan Strategi Coal Blending Facility

Selasa, 21 November 2023 - 17:09 WIB
loading...
Perkuat Pasokan Batu...
Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia ( PLN EPI ) telah melakukan kajian pengembangan Coal Blending Facility (CBF) sebagai alternatif solusi mengatasi menurunnya cadangan batubara. Bekerja sama dengan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), PLN EPI akan memperkuat keandalan pasokan energi primer untuk pembangkit di PLN Grup.

"PLN EPI telah melakukan langkah-langkah strategis, salah satunya dengan penguatan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik untuk menjamin keandalan suplai listrik ke pelanggan," ujar Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara dalam siaran pers, Selasa (21/11/2023).

Baca Juga: Ikut Kembangkan Ekosistem, PLN EPI Perbanyak Penggunaan Kendaraan Listrik

Menurut dia seiring meningkatnya krisis energi dunia, pasokan batubara untuk pembangkit semakin terbatas. Dalam hal ini, PLN telah melakukan inovasi tata kelola energi primer untuk menjamin keandalan listrik nasional.

"Inovasi PLN melalui CBF dirasa tepat karena akan memasok batubara dalam jumlah yang cukup, berkualitas baik dan tepat waktu," kata dia.

Pihaknya melihat streamlining rantai pasok energi yang telah dibangun PLN akan semakin kokoh dengan adanya CBF. Termasuk kolaborasi dengan PT KBS yang akan membantu PLN memperoleh batubara dengan kalori yang sesuai melalui CBF dan menjamin pengiriman batubara tepat waktu.

Cara kerja CBF adalah dengan mencampur batubara berkalori tinggi dan rendah sehingga mencapai kalori yang dibutuhkan Pembangkit.

"Saya optimis dengan bantuan KBS rantai pasok kami akan semakin andal. Hal ini juga menampakkan sinergi kuat antar sesama BUMN untuk bersama-sama menerangi seluruh Indonesia," tambahnya.

Baca Juga: PLN EPI Dukung Pembangunan Institut Teknologi PLN Rendah Karbon

Dengan adanya inovasi ini, Iwan optimistis pembangkit PLN tidak akan mengalami derating atau penurunan daya mampu. Sehingga, pasokan listrik untuk masyarakat tetap terjamin.

Sementara, Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan menyampaikan bahwa CBF adalah salah satu strategi PLN EPI merespon keterbatasan pasokan batubara di beberapa pembangkit bertenaga uap (PLTU) di sepanjang tahun 2023. Tujuan utamanya adalah untuk mencegah pembangkit yang dikelola PLN mengkonsumsi batubara di bawah standar boiler.

"CBF memungkinkan PLTU untuk mendapatkan spesifikasi batubara yang optimum sesuai dengan standar kebutuhan boiler. Waktu pengirimannya juga lebih singkat," jelas Mamit.

Mamit mengakui hadirnya CBF telah memberikan rasa aman untuk pembangkit. Karena strategi ini mampu menjamin kualitas dan kuantitas batubara menyesuaikan kebutuhan pembangkit.

"Value creation CBF adalah dapat memasok sesuai spesifikasi optimum yang diminta pembangkit. Bahkan biaya pengadaan batubaranya juga terbilang lebih murah," pungkas Mamit.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Blackout Sumatera Harus...
Blackout Sumatera Harus Jadi Alarm Penguatan Transmisi
Rekomendasi
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved