Oxfam: Orang Super Kaya di Dunia Mendatangkan Kematian dan Kehancuran di Planet Bumi
Rabu, 22 November 2023 - 06:14 WIB
loading...
Populasi orang terkaya di dunia yang hanya 1% diungkapkan, lebih banyak menyumbang polusi karbon pada tahun 2019 daripada 66% warga miskin. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Populasi orang terkaya di dunia yang hanya 1% diungkapkan, lebih banyak menyumbang polusi karbon pada tahun 2019 daripada 66% warga miskin. Laporan terbaru tersebut dibeberkan oleh lembaga non profit, Oxfam yang dirilis pada awal pekan lalu.
Baca Juga: Galak Dikit, Dunia Bisa Dapatkan Pajak Rp3.925 Triliun dari Kaum Miliarder
Penelitian menunjukkan bahwa kelompok orang super kaya di dunia yang terdiri dari sekitar 77 juta orang, termasuk miliarder, jutawan, dan mereka yang dibayar lebih dari USD140.000 per tahun, bertanggung jawab atas 16% emisi konsumsi global pada tahun 2019. Dimana hal itu diklaim oleh Oxfam, melebihi semua emisi mobil dan transportasi di jalan.
"Emisi mereka yang terlalu besar akan menyebabkan 1,3 juta kematian berlebih terkait panas, kira-kira setara dengan populasi Dublin, Irlandia," kata laporan itu.
Ditambahkan juga, sebagian besar kematian ini akan terjadi antara periode 2020 dan 2030. Baca Juga: 40,5 Persen Kekayaan India Dikuasai Hanya 1% Miliarder, Ketimpangan Jadi Sorotan
Baca Juga: Galak Dikit, Dunia Bisa Dapatkan Pajak Rp3.925 Triliun dari Kaum Miliarder
Penelitian menunjukkan bahwa kelompok orang super kaya di dunia yang terdiri dari sekitar 77 juta orang, termasuk miliarder, jutawan, dan mereka yang dibayar lebih dari USD140.000 per tahun, bertanggung jawab atas 16% emisi konsumsi global pada tahun 2019. Dimana hal itu diklaim oleh Oxfam, melebihi semua emisi mobil dan transportasi di jalan.
"Emisi mereka yang terlalu besar akan menyebabkan 1,3 juta kematian berlebih terkait panas, kira-kira setara dengan populasi Dublin, Irlandia," kata laporan itu.
Ditambahkan juga, sebagian besar kematian ini akan terjadi antara periode 2020 dan 2030. Baca Juga: 40,5 Persen Kekayaan India Dikuasai Hanya 1% Miliarder, Ketimpangan Jadi Sorotan
Lihat Juga :