Ingin Bisnis Syariah Tetap Eksis? Simak Resep dari Bos BI

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 12:40 WIB
loading...
Ingin Bisnis Syariah...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. FOTO/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indoneia (BI) Perry Warjiyo memberikan resep jitu supaya bisnis syariah utamaya dalam menjual produk halal tetap laku di tengah pandemi Covid-19. Adapun kuncinya adalah pelaku usaha syariah harus mampu beradaptasi dengan bertrasformasi menguasai teknologi digital karena proses transaksinya lebih aman.

"Itu merupakan konsistensi dukungan BI dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional dirumuskan dengan optimalisasi teknologi digital," ujar dia di acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 secara daring, Jumat (7/8/2020).

Baca Juga: Gubernur BI Ajak ISEF Bangun Konsep Ekonomi Syariah

Menurut dia ada tiga hal yang harus dilakukan saat ini dalam menghadapi pandemi Covid-19 yakni tawakal, optimistis dan mampu beradaptasi utamanya dalam menjalankan bisnis syariah. Disisi BI terus berupaya mendorong pengembangan ekosistem halal value chain (HVC).

Baca Juga: Tiga Langkah BI Dorong Ekonomi Syariah Bersaing di Kancah Global

Tidak hanya itu, BI juga mendorong pasar keuangan syariah, penguatan riset, assessment dan edukasi. Namun demikian perlu dukungan sinergi bersama dengan stakeholder terkait agar cita-cita menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan ekonomi syarih dunia dapat segera tercapai. "Upaya istiqomah dalam mendorong ekonomi syariah diyakini dapat berkontribusi positif bagi pemulihan ekonomi nasional," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Jaga Rupiah, BI Perketat...
Jaga Rupiah, BI Perketat Aturan Transaksi Valas per Juni 2026
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
BI Tegaskan Cadangan...
BI Tegaskan Cadangan Devisa Indonesia Kuat, Lampaui Standar IMF
Rupiah Jeblok Tembus...
Rupiah Jeblok Tembus Rp17.600 per Dolar AS, DPR Desak Gubernur BI Mundur
Jurus BI Hadapi Pelemahan...
Jurus BI Hadapi Pelemahan Rupiah yang Sudah Tembus Rp17 Ribu per Dolar AS
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Perhimpunan BMT Indonesia...
Perhimpunan BMT Indonesia Lantik Pengurus Baru, Tekankan Pentingnya Tata Kelola
Resep Tumis Makaroni...
Resep Tumis Makaroni Simple, Cocok untuk Bekal Hemat di Tanggal Tua
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved