MRT Bukan Sekadar Bisnis Transportasi Biasa, MRTJ Accel Diluncurkan
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 13:42 WIB
loading...
A
A
A
Untuk 'tiga' yang selanjutnya, MRT Jakarta memperkenalkan business beyond normal sebagai yang pertama. "Kita tidak bisa menjalankan business as usual. industri transportasi paling terpuruk dalam dampak krisis ekonomi. Kontraksi di Jakarta sampai lebih dari -8%," imbuh William.
Yang selanjutnya adalah beyond ridership. Ada gojek, ada sayurbox, ada startup lain, MRT punya penumpang, dengan demikian MRT Jakarta harus memaksimalisasi benefit.
(Baca Juga: Konon, Stasiun Thamrin Bakal Jadi Kawasan Ekonomi Baru di DKI )
"Ini pengalaman, semua orang akan menceritakan pengalaman naik MRT, maka mereka akan melihat bahwa ada banyak sekali instrumen ekonomi lain yang bisa dilakukan, yang bisa dimaksimalkan dengan MRT. Terlalu sayang kalau MRT hanya sekadar bertransportasi atau mengangkut orang," tandasnya.
Dia mengatakan, bahwa perlu mengkombinasikan physical and virtual mobility, beyond physical mobility sebagai komponen kedua. Hal ini dapat diperoleh dari kontribusi perusahaan startup, dengan inovasi untuk memperkaya sistem MRT.
Yang selanjutnya adalah beyond ridership. Ada gojek, ada sayurbox, ada startup lain, MRT punya penumpang, dengan demikian MRT Jakarta harus memaksimalisasi benefit.
(Baca Juga: Konon, Stasiun Thamrin Bakal Jadi Kawasan Ekonomi Baru di DKI )
"Ini pengalaman, semua orang akan menceritakan pengalaman naik MRT, maka mereka akan melihat bahwa ada banyak sekali instrumen ekonomi lain yang bisa dilakukan, yang bisa dimaksimalkan dengan MRT. Terlalu sayang kalau MRT hanya sekadar bertransportasi atau mengangkut orang," tandasnya.
Dia mengatakan, bahwa perlu mengkombinasikan physical and virtual mobility, beyond physical mobility sebagai komponen kedua. Hal ini dapat diperoleh dari kontribusi perusahaan startup, dengan inovasi untuk memperkaya sistem MRT.
Lihat Juga :