Kementan Perkuat Kerja Sama Perluas Ekspor Peternakan ke Timor Leste
Jum'at, 24 November 2023 - 22:15 WIB
loading...
Wamentan Harvick Hasnul Qolbi menerima kunjungan delegasi MALFF Republic Democratic Timor Leste dalam rangka memperluas pasar ekspor produk peternakan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi menerima kunjungan delegasi Ministry of Agriculture, Livestock, Fisheries and Forestry (MALFF) Republic Democratic Timor Leste (RDTL) dalam rangka mejalin kerjasama memperluas pasar ekspor produk peternakan ke Timor Leste.
Lebih lanjut, Harvick mengatakan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor perdagangan pertanian kedua negara mengalami pertumbuhan positif pada tahun ini, dengan pertumbuhan volume ekspor 8% hingga 11% dibandingkan tahun 2022.
Produk pertanian Indonesia yang diekspor ke Timor Leste di antaranya gandum, kedelai, kacang hijau, tomat, jeruk, gula, susu, pakan, dan produk unggas. Sedangkan, produk pertanian yang masuk dari Timor Leste diantaranya vanili, kelapa, kopi, cengkeh, kacang tanah, porang dan kulit.
"Saya berharap Indonesia dan Timor Leste dapat terus berinteraksi dan terjadi transfer teknologi yang bermanfaat bagi pengembangan sektor pertanian melalui kerjasama teknis dan ilmiah," ujar Harvick dalam siaran pers, Jumat (24/11/2023).
Baca Juga: 7 Politeknik Kementan Beserta Prodinya, Pilihan Tepat Studi Vokasi Pertanian
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI (Dirjen PKH), Nasrullah mengatakan, kerja sama Indonesia-Timor Leste telah lama terjalin dalam memastikan pasokan bahan pangan yang berkelanjutan di kedua negara terutama pada subsektor peternakan.
Bentuk kerjasama kedua negara sudah dikukuhkan dalam bentuk komitmen melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Pertanian RI dan Kementerian Pertanian Timor Leste yang telah ditandatangani pada tanggal 19 Juli 2022.
Lebih lanjut, Harvick mengatakan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor perdagangan pertanian kedua negara mengalami pertumbuhan positif pada tahun ini, dengan pertumbuhan volume ekspor 8% hingga 11% dibandingkan tahun 2022.
Produk pertanian Indonesia yang diekspor ke Timor Leste di antaranya gandum, kedelai, kacang hijau, tomat, jeruk, gula, susu, pakan, dan produk unggas. Sedangkan, produk pertanian yang masuk dari Timor Leste diantaranya vanili, kelapa, kopi, cengkeh, kacang tanah, porang dan kulit.
"Saya berharap Indonesia dan Timor Leste dapat terus berinteraksi dan terjadi transfer teknologi yang bermanfaat bagi pengembangan sektor pertanian melalui kerjasama teknis dan ilmiah," ujar Harvick dalam siaran pers, Jumat (24/11/2023).
Baca Juga: 7 Politeknik Kementan Beserta Prodinya, Pilihan Tepat Studi Vokasi Pertanian
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI (Dirjen PKH), Nasrullah mengatakan, kerja sama Indonesia-Timor Leste telah lama terjalin dalam memastikan pasokan bahan pangan yang berkelanjutan di kedua negara terutama pada subsektor peternakan.
Bentuk kerjasama kedua negara sudah dikukuhkan dalam bentuk komitmen melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Pertanian RI dan Kementerian Pertanian Timor Leste yang telah ditandatangani pada tanggal 19 Juli 2022.
Lihat Juga :