Pos Indonesia dan Kemendes PDTT Kerja Sama Perkuat BUMDes
Minggu, 26 November 2023 - 09:58 WIB
loading...
PT Pos Indonesia dan Kemendes PDTT menandatangani kerja sama di kantor PT YPTI, di Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (16/11/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
YOGYAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ( Kemendes PDTT ). Kolaborasi bertujuan pengembangan desa, daerah tertinggal, transmigrasi, serta penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUMDes Bersama.
Nota kesepahaman dan perjanjian kerja bersama dilakukan di kantor PT YPTI, di Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (16/11/2023). Selain Pos Indonesia, Kemendes PDTT juga bekerja sama dengan tiga mitra perusahaan lainnya, yaitu PT YPTI, PSPI (Seniman Pangan), dan CV Agradaya.
"Kami menyambut baik kerja sama dengan Pos Indonesia yang memang mempunyai jaringan yang luas," kata Sekjen Kemendes PDTT Taufik Madjid dalam siaran persnya, Minggu (26/11/2023). Baca juga: Transformasi Baru Pos Indonesia, Terapkan Teknologi Robotik dan RFID
Beberapa poin kerja sama yang disepakati di antaranya penyaluran dana, verifikasi data/informasi, BUMDes menjadi Agenpos, serta kerja sama lainnya di bidang kurir, logistik, dan aset. Dalam perjanjian yang disepakati, Kemendes PDTT memiliki beberapa tugas dan tanggung jawab. Termasuk penyediaan data dan informasi terkait BUMDes/BUMDes Bersama, dan lembaga ekonomi lainnya, serta calon penerima dana dari kegiatan pengembangan ekonomi dan investasi desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi.
Kemudian penguatan kelembagaan BUMDes/BUMDes Bersama melalui kegiatan layanan transaksi keuangan yang dapat dilakukan dengan Pos Indonesia sesuai ketentuan yang disepakati kedua pihak. Dalam pelaksanaannya, Kemendes PDTT juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Tahap selanjutnya adalah mempersiapkan anggaran dana program.
Nota kesepahaman dan perjanjian kerja bersama dilakukan di kantor PT YPTI, di Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (16/11/2023). Selain Pos Indonesia, Kemendes PDTT juga bekerja sama dengan tiga mitra perusahaan lainnya, yaitu PT YPTI, PSPI (Seniman Pangan), dan CV Agradaya.
"Kami menyambut baik kerja sama dengan Pos Indonesia yang memang mempunyai jaringan yang luas," kata Sekjen Kemendes PDTT Taufik Madjid dalam siaran persnya, Minggu (26/11/2023). Baca juga: Transformasi Baru Pos Indonesia, Terapkan Teknologi Robotik dan RFID
Beberapa poin kerja sama yang disepakati di antaranya penyaluran dana, verifikasi data/informasi, BUMDes menjadi Agenpos, serta kerja sama lainnya di bidang kurir, logistik, dan aset. Dalam perjanjian yang disepakati, Kemendes PDTT memiliki beberapa tugas dan tanggung jawab. Termasuk penyediaan data dan informasi terkait BUMDes/BUMDes Bersama, dan lembaga ekonomi lainnya, serta calon penerima dana dari kegiatan pengembangan ekonomi dan investasi desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi.
Kemudian penguatan kelembagaan BUMDes/BUMDes Bersama melalui kegiatan layanan transaksi keuangan yang dapat dilakukan dengan Pos Indonesia sesuai ketentuan yang disepakati kedua pihak. Dalam pelaksanaannya, Kemendes PDTT juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Tahap selanjutnya adalah mempersiapkan anggaran dana program.
Lihat Juga :