Utang Perang Israel Bakal Meledak, Begini Kondisinya Saat Ini

Senin, 27 November 2023 - 14:28 WIB
loading...
A A A
Dalam perjalannnya, bank sentral telah menaikkan suku bunga 10 kali berturut-turut dari 0,1% pada April 2022 sebelum berhenti pada Juli dan lagi pada Agustus dan Oktober.

"Ketika perang sedang berlangsung, mereka tidak akan menurunkan suku bunga karena mereka akan takut akan tekanan inflasi yang dapat didorong oleh perang," kata Ori Greenfeld, kepala ekonom di broker Psagot.

"Jadi mereka akan mempertahankannya di 4,75% dan akan memutuskan hanya setelah perang ke mana arah suku bunga," bebernya.

Pertemuan kebijakan berikutnya ditetapkan pada 1 Januari 2024 dan para ekonom percaya bahwa jika inflasi - sekarang di level 3,7% per tahun - menunjukkan tanda-tanda mereda, suku bunga dapat mulai menurun pada saat itu, meskipun banyak yang masih tergantung pada dampak perang.

Sementara pertumbuhan akan melambat karena suasana nasional yang suram dan ratusan ribu orang Israel dipanggil untuk tugas cadangan militer, ada kekurangan pekerja asing yang parah – Palestina dan Thailand – di sektor konstruksi dan pertanian, dan ini dapat membatasi pasokan dan menyebabkan lonjakan harga ketika permintaan kembali, kata para ekonom.

Ketika perang dimulai, shekel yang sudah babak belur telah melemah 6% lagi pada tahun 2023 dan meningkatkan kekhawatiran bank sentral bahwa inflasi bakal melonjak lebih tinggi. Gubernur Amir Yaron menyarankan bahwa bank kemungkinan akan menunda penurunan suku bunga selama perang untuk menjaga stabilitas pasar, meskipun ada pukulan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Dia mengatakan langkah-langkah yang diambil oleh bank sentral seperti pelonggaran moneter, dan bekerja dengan pemberi pinjaman untuk memungkinkan mereka yang terkena dampak konflik untuk menunda atau membekukan pembayaran pinjaman.

Sejauh ini pada bulan November, shekel telah berbalik arah – dibantu oleh penurunan dolar – dan telah naik 8% versus greenback ke tingkat yang lebih baik sebelum perang.

Dengan demikian, ekonom Morgan Stanley Georgi Deyanov memberikan peluang 40% untuk penurunan suku bunga 25-50 basis poin minggu depan. Akan tetapi Ia menyakini bank sentral "akan tetap berhati-hati dalam mempertimbangkan ketidakpastian yang sedang berlangsung tentang jalur konflik di masa depan, meskipun ada prospek gencatan senjata sementara".

Yaron, yang dijadwalkan untuk memberikan konferensi pers pada hari Senin, minggu ini telah menerima masa jabatan lima tahun kedua yang menghilangkan unsur ketidakpastian pasar tahun ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Rekomendasi
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved