Imbas Harga Pangan Naik, Partai Perindo Dorong Pemerintah Kucurkan Dana Taktis Bantu Rakyat

Senin, 27 November 2023 - 19:59 WIB
loading...
Imbas Harga Pangan Naik,...
Menanggapi persoalan Kenaikan berbagai komoditas bahan pangan yang dihadapi masyarakat, Juru Bicara Nasional Partai Perindo, Yerry Tawalujan minta perbanyak bantuan sosial berupa bahan pangan dan BLT. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kenaikan berbagai komoditas bahan pangan dikeluhkan sebagian masyarakat, lantaran membuat mereka harus mengocek kantong lebih dalam. Alasannya, uang yang dikeluarkan Rp1 juta untuk membeli bahan makanan dinilai tidak cukup untuk sebulan.

Baca Juga: Harga Beras, Bawang Putih, dan Daging Sapi Kompak Naik

Menanggapi persoalan yang dihadapi masyarakat, Juru Bicara Nasional Partai Perindo , Yerry Tawalujan mengatakan, perlu adanya solusi terhadap masalah ekonomi dan sosial tersebut.

"Kita memahami kondisi rakyat kecil dengan penghasilan terbatas yang mengeluh karena biasanya belanja bahan makanan seharga Rp1 juta sebulan cukup. Tapi sekarang tidak cukup lagi karena naiknya harga berbagai bahan pangan," ujar Yerry kepada wartawan, Senin (27/11/2023).

Baca Juga: Jelang Libur Nataru, Partai Perindo Desak Pemerintah Segera Kendalikan Harga Pangan

Melihat fakta ini, Yerry berharap pemerintah untuk turun mengatasi permasalahan dihadapi masyarakat. "Kami minta Pemerintah memperhatikan keluhan masyarakat, dan memberikan solusi. Perbanyak bantuan sosial berupa bahan pangan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) ," lanjut Yerry.

Yerry -yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Sulawesi Utara ini- mengatakan, rakyat kecil di daerah-daerah kekeringan paling parah begitu terdampak akibat kenaikan harga bahan pangan. Begitu juga dengan warga berpenghasilan rendah di daerah perkotaan.

"Kenaikan harga komoditas pangan ini bukan hanya mempersulit rakyat kecil di daerah yang paling parah dilanda kekeringan panjang dan kekurangan bahan pangan. Rakyat berpenghasilan rendah yang tinggal di perkotaan juga merasakan dampaknya," terang Yerry.

Untuk itu, Yerry meminta pemerintah turun langsung untuk memastikan keluhan rakyat akibat mahalnya harga pangan dan segera diberikan jalan keluar.

"Instansi terkait harus turun tangan langsung menanggulangi kenaikan harga pangan ini. Kalau boleh setiap Kementerian mengalokasikan sebagian anggaran belanjanya untuk bantuan pangan buat rakyat," pungkas Yerry.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Inflasi Maret 2026 Sentuh...
Inflasi Maret 2026 Sentuh 0,41%, BPS Sebut Terkendali
Jaga Harga Usai Lebaran,...
Jaga Harga Usai Lebaran, 100 Ribu Bantuan Pangan Disalurkan
Bantuan Pangan Mulai...
Bantuan Pangan Mulai Disalurkan ke 33 Juta Penerima! Beras 10 Kg, Minyak Goreng 2 Liter
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Mentan Amran Waswas,...
Mentan Amran Waswas, Perang Iran vs AS-Israel Picu Kenaikan Harga Pangan
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Rekomendasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Infografis
BBM Subsidi Belum Naik,...
BBM Subsidi Belum Naik, Harga Bapok Malah Nanjak Duluan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved