PEP Limau Field Dorong Pertanian Berkelanjutan di Desa Air Talas
Selasa, 28 November 2023 - 14:00 WIB
loading...
Ibu-ibu dari KWT Subur Makmur Bude Arta Maju memperoleh tambahan penghasilan dari inovasi sosial PEP Limau Field. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina EP (PEP) Limau Field, salah satu lapangan Pertamina Hulu Rokan Zona 4 yang berada di Sumatera Selatan, terus berkontribusi menambah produksi migas nasional. Dengan wilayah kerja meliputi Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim, dan Kabupaten Lahat, PEP Limau Field memproduksi minyak sebesar 3.898 barel per hari (bph) dan gas sebesar 9,36 MMSCFD.
Selain memastikan kelancaran produksi migas, PEP Limau Field juga aktif menerapkan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan memberdayakan masyarakat di wilayah operasinya. Hal itu dilakukan dengan menggelar program unggulan Agribisnis Penggerak Desa Wisata Air Talas (Anggrek Dewata), yang memiliki tiga sub-program yang terintegrasi.
Baca Juga: Indonesia Butuh Rp2.800 Triliun untuk Genjot Produksi Migas di 2030
Ketiga sub-program itu adalah Bu Jusi (Budidaya Jeruk Siam Organik), Bude Arta Maju (Ibu-Ibu Desa Air Talas Mengolah Jeruk), dan Puteri Jelita (Pupuk Cair Organik dari Limbah Kulit Jeruk Air Talas).
Senior Manager PEP Limau Field Dadang Soewargono mengatakan, tujuan utama program ini adalah mengembalikan kondisi awal agrowisata di Desa Air Talas, melalui pemberdayaan masyarakat.
"Program ini terbukti mengubah sistem pertanian menjadi ramah lingkungan dan mengentaskan angka kemiskinan serta memberikan manfaat kepada lebih dari 900 orang," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/11/2023).
Selain memastikan kelancaran produksi migas, PEP Limau Field juga aktif menerapkan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan memberdayakan masyarakat di wilayah operasinya. Hal itu dilakukan dengan menggelar program unggulan Agribisnis Penggerak Desa Wisata Air Talas (Anggrek Dewata), yang memiliki tiga sub-program yang terintegrasi.
Baca Juga: Indonesia Butuh Rp2.800 Triliun untuk Genjot Produksi Migas di 2030
Ketiga sub-program itu adalah Bu Jusi (Budidaya Jeruk Siam Organik), Bude Arta Maju (Ibu-Ibu Desa Air Talas Mengolah Jeruk), dan Puteri Jelita (Pupuk Cair Organik dari Limbah Kulit Jeruk Air Talas).
Senior Manager PEP Limau Field Dadang Soewargono mengatakan, tujuan utama program ini adalah mengembalikan kondisi awal agrowisata di Desa Air Talas, melalui pemberdayaan masyarakat.
"Program ini terbukti mengubah sistem pertanian menjadi ramah lingkungan dan mengentaskan angka kemiskinan serta memberikan manfaat kepada lebih dari 900 orang," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/11/2023).
Lihat Juga :