PEP Limau Field Dorong Pertanian Berkelanjutan di Desa Air Talas
Selasa, 28 November 2023 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Dadang mengatakan, sub-program BU JUSI memberikan solusi kepada petani jeruk yang menghadapi penurunan produktivitas tanaman jeruk siam akibat hama CVPD. Penyakit ini menyebabkan penurunan produktivitas dari 5 ton/ha menjadi 3 ton/ha, dengan dampak signifikan terhadap pendapatan petani, yang ikut turun dari Rp3.750.000 menjadi Rp2.250.000. Hama CVPD menyebar luas selama pandemi Covid-19 dan suhu tinggi, meningkatkan penggunaan pupuk anorganik dan mengakibatkan kenaikan harga.
"Melalui inovasi program Bu Jusi, PEP Limau Field memanfaatkan jamur Trichoderma sp. untuk memerangi hama CVPD, dengan hasil pengurangan biaya operasional petani hingga 71%. Upaya ini juga mempromosikan pertanian ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan pupuk anorganik," papar Dadang.
Sementara, lanjut dia, program Bude Arta Maju berfokus pada peningkatan nilai jeruk siam kualitas kedua, yang sebelumnya memiliki harga jual rendah karena rasanya yang kurang manis. Program ini menciptakan nilai tambah dengan mengolah jeruk tersebut menjadi produk turunan seperti selai, sirup, pie, dan stik jeruk.
"Inovasi ini tidak hanya memberikan pekerjaan kepada ibu-ibu di Desa Air Talas melalui KWT Subur Makmur, tetapi juga mengangkat dua rumah tangga perempuan janda dan miskin keluar dari garis kemiskinan Kabupaten Muara Enim," ujarnya.
Baca Juga: China Klaim Mampu Deteksi dan Habisi Bomber Siluman B-21 Amerika
"Melalui inovasi program Bu Jusi, PEP Limau Field memanfaatkan jamur Trichoderma sp. untuk memerangi hama CVPD, dengan hasil pengurangan biaya operasional petani hingga 71%. Upaya ini juga mempromosikan pertanian ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan pupuk anorganik," papar Dadang.
Sementara, lanjut dia, program Bude Arta Maju berfokus pada peningkatan nilai jeruk siam kualitas kedua, yang sebelumnya memiliki harga jual rendah karena rasanya yang kurang manis. Program ini menciptakan nilai tambah dengan mengolah jeruk tersebut menjadi produk turunan seperti selai, sirup, pie, dan stik jeruk.
"Inovasi ini tidak hanya memberikan pekerjaan kepada ibu-ibu di Desa Air Talas melalui KWT Subur Makmur, tetapi juga mengangkat dua rumah tangga perempuan janda dan miskin keluar dari garis kemiskinan Kabupaten Muara Enim," ujarnya.
Baca Juga: China Klaim Mampu Deteksi dan Habisi Bomber Siluman B-21 Amerika
Lihat Juga :