Hadapi Dinamika Global, Ini Strategi Kebijakan Moneter BI di 2024
Kamis, 30 November 2023 - 10:09 WIB
loading...
A
A
A
"Kami juga akan melanjutkan stabilisasi nilai tukar Rupiah untuk mitigasi gejolak global dan pengendalian inflasi harga impor melalui intervensi secara spot maupun forward looking sesuai kebutuhan," sambung Perry.
Selain itu, cadangan devisa akan terus dijaga oleh BI. Kemudian, melanjutkan strategi operasi moneter yang pro pasar untuk efektivitas transmisi kebijakan, pendalaman pasar uang, dan pengelolaan aliran portofolio asing melalui penerbitan dan mendorong pasar sekunder SRBI dan SVBI.
Baca Juga: Likuiditas Aman, Kredit Perbankan Tumbuh 8,99% per Oktober
Pengelolaan lalu lintas devisa sesuai kaidah internasional, instrumen penempatan valas DHE SDA yang diwajibkan PP nomor 36 tahun 2023 akan diperluas. Karena insentif likuiditas akan terus dilanjukan, dia berpesan kepada perbankan, sesuai pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga, agar likuiditas ini disalurkan juga untuk kredit.
"Kami sudah tambah likuiditas, jadi tolong disalurkan untuk kredit, jangan balik lagi beli SBN, SBI seperti pesan pak Presiden tadi karena kredit sektor riil menjadi berkurang," pungkas Perry.
Selain itu, cadangan devisa akan terus dijaga oleh BI. Kemudian, melanjutkan strategi operasi moneter yang pro pasar untuk efektivitas transmisi kebijakan, pendalaman pasar uang, dan pengelolaan aliran portofolio asing melalui penerbitan dan mendorong pasar sekunder SRBI dan SVBI.
Baca Juga: Likuiditas Aman, Kredit Perbankan Tumbuh 8,99% per Oktober
Pengelolaan lalu lintas devisa sesuai kaidah internasional, instrumen penempatan valas DHE SDA yang diwajibkan PP nomor 36 tahun 2023 akan diperluas. Karena insentif likuiditas akan terus dilanjukan, dia berpesan kepada perbankan, sesuai pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga, agar likuiditas ini disalurkan juga untuk kredit.
"Kami sudah tambah likuiditas, jadi tolong disalurkan untuk kredit, jangan balik lagi beli SBN, SBI seperti pesan pak Presiden tadi karena kredit sektor riil menjadi berkurang," pungkas Perry.
(nng)
Lihat Juga :