Dukung Pemanfaatan Ikan Sebagai Komoditas Bantuan Pangan

Jum'at, 01 Desember 2023 - 13:31 WIB
loading...
Dukung Pemanfaatan Ikan...
PT Perikanan Indonesia, anggota holding pangan ID FOOD, mendukung pemanfaatan ikan sebagai komoditas bantuan pangan untuk mengurangi stunting di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Perikanan Indonesia , anggota holding pangan ID FOOD, mendukung pemanfaatan ikan sebagai komoditas bantuan pangan untuk mengurangi stunting di Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat, pada Oktober 2023, konsumsi ikan per kapita di Indonesia telah mencapai 56,48 kg.

Baca Juga: Kerja Sama dengan 6 Perusahaan China, PT Perikanan Indonesia Bisa Raup Rp96 Miliar

Dengan target ambisius, pemerintah berupaya untuk meningkatkannya menjadi 60 kg per kapita tahun 2023. Namun, Indonesia masih menghadapi ketertinggalan dalam hal konsumsi ikan jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), meskipun memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia dan sebagian besar wilayahnya terdiri dari lautan.

Konsumsi ikan di Malaysia saat ini mencapai 80 kilogram per kapita, sementara Jepang bahkan telah mencapai lebih dari 100 kilogram per kapita.

Direktur Operasional PT Perikanan Indonesia, Fajar Widisasono menjelaskan, bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Kandungan tinggi protein dalam ikan dapat berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.

Baca Juga: Transformasi Kelautan Indonesia: Elektrifikasi Marine Bisa Jadi Solusi Kesejahteraan Nelayan

Sebagai bagian dari perayaan Hari Ikan Nasional ke-10 pada 21 November 2023, PT Perikanan Indonesia, melaksanakan kegiatan sosial dengan mendistribusikan ikan tuna dan kembung kepada 300 murid sekolah dasar di wilayah DKI Jakarta. Sebanyak 650 paket ikan diberikan kepada anak-anak SD di sekitar Lapangan Banteng, sementara 300 paket disalurkan kepada ibu-ibu.

"Kami menyadari sepenuhnya pentingnya mengoptimalkan sumber daya laut Indonesia, khususnya ikan, sebagai solusi strategis dalam memerangi stunting," ujar Fajar.

Diterangkan juga olehnya, protein ikan, dengan kandungan nutrisi yang tinggi, mengandung asam lemak omega-3, omega-6, dan omega-9 yang penting untuk perkembangan otak dan saraf anak. Ikan juga mengandung vitamin dan mineral yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak-anak di Indonesia.

"Ikan merupakan komoditas yang mudah diolah menjadi berbagai macam makanan, sehingga lebih variatif saat dihidangkan. Menyadari nilai gizi ikan yang tinggi dan mudah pengolahannya tersebut, berharap agar ikan perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari program pemerintah untuk penanggulangan stunting sebagaimana telur dan daging ayam," sambungnya.

Menurut data Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 24,4%. Angka ini masih di atas target yang ditetapkan oleh Sustainable Development Goals (SDGs) sebesar 14% pada tahun 2030.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi stunting, salah satunya dengan meningkatkan konsumsi ikan melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) sejak tahun 2004. UNDP melaporkan bahwa potensi kekayaan laut Indonesia mencapai 2,5 triliun dolar per tahun, sementara baru dieksplorasi sekitar 7%.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan konsumsi ikan nasional mencapai 62,05 kg per kapita pada tahun 2024. "Kami berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan konsumsi ikan. Kami siap menyediakan ikan segar dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk untuk program bantuan pangan stunting," tutur Fajar.

Fajar menambahkan, ketersediaan dan pasokan ikan dalam program bantuan pangan stunting dapat didiskusikan kembali. Ikan tidak harus dibuat dalam bentuk beku, tetapi juga bisa dikemas tanpa bahan pengawet dengan dikalengkan dan divakum. Dalam bentuk kemasan tersebut, ikan bisa bertahan cukup lama dan harganya juga lebih terjangkau.

"Kami yakin bahwa potensi ikan sebagai sumber nutrisi dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi stunting di Indonesia. Kami siap untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan hal tersebut secara maksimal," pungkas Fajar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CSR Berkelanjutan Lippo...
CSR Berkelanjutan Lippo Cikarang Cosmopolis, Tanggap Bencana-Penurunan Stunting
Jaga Harga Usai Lebaran,...
Jaga Harga Usai Lebaran, 100 Ribu Bantuan Pangan Disalurkan
Bantuan Pangan Mulai...
Bantuan Pangan Mulai Disalurkan ke 33 Juta Penerima! Beras 10 Kg, Minyak Goreng 2 Liter
Alfamart Perkuat Intervensi...
Alfamart Perkuat Intervensi Gizi Anak pada 2026 dengan 510.000 Butir Telur
Gerbang Utama bagi Brand...
Gerbang Utama bagi Brand Korea untuk Berekspansi ke Indonesia
Inalum Teken Kerja Sama...
Inalum Teken Kerja Sama Global dalam Perhelatan World Expo 2025
1 dari 5 Anak Indonesia...
1 dari 5 Anak Indonesia Stunting, Dampaknya Bisa Ganggu Kecerdasan dan Prestasi
Peringati Hari Gizi...
Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Hidup Anak Desa Parungmulya lewat Program Makanan Tambahan
Rekomendasi
BEM SI Kerakyatan Jakarta...
BEM SI Kerakyatan Jakarta Datangi Gedung DPR, Desak Harga BBM Diturunkan
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Berita Terkini
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved