Pemerintah Diminta Bijak Sikapi Permintaan Tambahan Kuota Solar Subsidi
Sabtu, 02 Desember 2023 - 11:04 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, imbuh dia, pada bulan Desember juga ada perayaan hari besar keagamaan serta kegiatan kampanye pemilu dan pilpres 2024. Jika terjadi kekosongan BBM solar subsidi, kata Sofyano, hal ini bisa menjadi isu besar yang tidak menguntungkan bagi pemerintah.
Terkait permintaan menteri ESDM agar Pertamina Patra Niaga melakukan pengendalian ketat penggunaan BBM oleh masyarakat, Sofyano menilai hal itu akan sangat sulit dengan mengandalkan kuota yang telah disetujui Pemerintah untuk tahun 2023 sebesar 16,8 juta KL.
"Bulan Desember ini ada dua kegiatan perayaan nasional yakni Natal dan Tahun Baru dan ini pasti berpengaruh terhadap penggunaan BBM," tuturnya.
Karena itu, dia menilai Kepala Negara perlu memperhatikan isu ini dan mendapatkan laporan dan masukan yang akurat terkait menipisnya kuota solar subsidi di akhir tahun ini. Sebab, kata dia, jika keputusan tidak menambah kuota solar subsidi ini ternyata menimbulkan masalah di masyakarat, maka pemerintah akan berada dalam posisi sulit di tengah hangatnya kampanye pemilu dan pilpres 2024.
Terkait permintaan menteri ESDM agar Pertamina Patra Niaga melakukan pengendalian ketat penggunaan BBM oleh masyarakat, Sofyano menilai hal itu akan sangat sulit dengan mengandalkan kuota yang telah disetujui Pemerintah untuk tahun 2023 sebesar 16,8 juta KL.
"Bulan Desember ini ada dua kegiatan perayaan nasional yakni Natal dan Tahun Baru dan ini pasti berpengaruh terhadap penggunaan BBM," tuturnya.
Karena itu, dia menilai Kepala Negara perlu memperhatikan isu ini dan mendapatkan laporan dan masukan yang akurat terkait menipisnya kuota solar subsidi di akhir tahun ini. Sebab, kata dia, jika keputusan tidak menambah kuota solar subsidi ini ternyata menimbulkan masalah di masyakarat, maka pemerintah akan berada dalam posisi sulit di tengah hangatnya kampanye pemilu dan pilpres 2024.
(fjo)
Lihat Juga :