Harga BBM Nonsubsidi Naik-Turun, Ekonom Beberkan Alasannya
Minggu, 03 Desember 2023 - 20:55 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, biaya produksi BBM nonsubsidi sebagian besar dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah. Jadi, semakin tinggi harga minyak mentah dan semakin lemah nilai tukar maka biaya produksi BBM akan meningkat dan sebaliknya.
Menurut Josua, tren terakhir menunjukkan harga minyak mentah dunia mengalami penurunan (Brent akhir Oktober USD87,4 per barel vs akhir November USD80,86 per barel). Sedangkan nilai tukar rupiah cenderung menguat (akhir Oktober Rp15.880 vs akhir November Rp15.505). "Dengan demikian, biaya produksi BBM menjadi lebih rendah sehingga pelaku usaha bisa menurunkan harga BBM nonsubsidi," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, per 1 Desember 2023 harga BBM nonsubsidi Pertamax turun menjadi Rp13.350 per liter, Pertamax Green 95 turun menjadi Rp14.900 per liter, Pertamax Turbo turun menjadi Rp15.350 per liter, Dexlite menjadi Rp15.550 per liter dan Pertamina Dex menjadi Rp16.200 per liter.
Baca Juga: Yamaha Siap Luncurkan XSR125 5 Hari Lagi, Ini Bocoran Speknya
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Commercial and Trading Pertamina Irto Ginting mengatakan perubahan harga tersebut sesuai tren fluktuasi. Hal itu pun wajar dan boleh dilakukan oleh seluruh badan usaha sesuai regulasi yang berlaku.
Menurut Josua, tren terakhir menunjukkan harga minyak mentah dunia mengalami penurunan (Brent akhir Oktober USD87,4 per barel vs akhir November USD80,86 per barel). Sedangkan nilai tukar rupiah cenderung menguat (akhir Oktober Rp15.880 vs akhir November Rp15.505). "Dengan demikian, biaya produksi BBM menjadi lebih rendah sehingga pelaku usaha bisa menurunkan harga BBM nonsubsidi," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, per 1 Desember 2023 harga BBM nonsubsidi Pertamax turun menjadi Rp13.350 per liter, Pertamax Green 95 turun menjadi Rp14.900 per liter, Pertamax Turbo turun menjadi Rp15.350 per liter, Dexlite menjadi Rp15.550 per liter dan Pertamina Dex menjadi Rp16.200 per liter.
Baca Juga: Yamaha Siap Luncurkan XSR125 5 Hari Lagi, Ini Bocoran Speknya
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Commercial and Trading Pertamina Irto Ginting mengatakan perubahan harga tersebut sesuai tren fluktuasi. Hal itu pun wajar dan boleh dilakukan oleh seluruh badan usaha sesuai regulasi yang berlaku.
Lihat Juga :