Sulitnya Mendorong Pertumbuhan Perbankan Syariah di RI, Ekonom Buka-bukaan
Selasa, 05 Desember 2023 - 21:53 WIB
loading...
A
A
A
“Walau di bank syariah, ujung-ujungnya nasabah menanyakan bunganya berapa. Walau dengan bahasa yang berbeda yakni bagi hasil berapa. Tapi sebenarnya intinya sama, imbal hasil yang mereka (nasabah) harapkan tetap tinggi," ujar Piter.
"Yang ujungnya saya simpulkan karakteristiknya sama yaitu berburu rente. Di tengah kondisi itu sangat sulit bank syariah untuk tumbuh, berkembang, bisa saingi bank konvensional," sambungnya.
Piter menambahkan, bila melihat pertumbuhan bank syariah yang cukup tinggi, menurutnya hal itu terjadi lantaran market share bank syariah yang masih terlalu kecil. Terbukti, ketika share bank syariah dan nilai volume share sudah sedikit besar, akibatnya bank syariah sulit untuk tumbuh lebih tinggi lagi.
Sehingga perlu ada inovasi dan terobosan yang bisa membangun bank syariah, bukan dari bunga atau imbal hasil. Menurutnya, nilai jual dari bank syariah saat ini adalah dengan mengedepankan prinsip syariah.
“Salah satunya juga terkait kemudahan transaksi, kemudahan jasa layanan perbankan yang bisa ditawarkan bank syariah. Kalau ini dikawinkan dengan digitalisasi, saya kira bisa mengembangkan prinsip syariah. Artinya dengan mengawinkan digital dan syariah tidak hanya memberikan imbal hasil tapi juga menawarkan kemudahan transkasi di era life style digital sekarang yang dituntut nasabah yakni kemudahan," jelasnya.
"Yang ujungnya saya simpulkan karakteristiknya sama yaitu berburu rente. Di tengah kondisi itu sangat sulit bank syariah untuk tumbuh, berkembang, bisa saingi bank konvensional," sambungnya.
Piter menambahkan, bila melihat pertumbuhan bank syariah yang cukup tinggi, menurutnya hal itu terjadi lantaran market share bank syariah yang masih terlalu kecil. Terbukti, ketika share bank syariah dan nilai volume share sudah sedikit besar, akibatnya bank syariah sulit untuk tumbuh lebih tinggi lagi.
Sehingga perlu ada inovasi dan terobosan yang bisa membangun bank syariah, bukan dari bunga atau imbal hasil. Menurutnya, nilai jual dari bank syariah saat ini adalah dengan mengedepankan prinsip syariah.
“Salah satunya juga terkait kemudahan transaksi, kemudahan jasa layanan perbankan yang bisa ditawarkan bank syariah. Kalau ini dikawinkan dengan digitalisasi, saya kira bisa mengembangkan prinsip syariah. Artinya dengan mengawinkan digital dan syariah tidak hanya memberikan imbal hasil tapi juga menawarkan kemudahan transkasi di era life style digital sekarang yang dituntut nasabah yakni kemudahan," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :