Digetok Perkara Tik Tok, Besok Indeks Diperkirakan Keok

Minggu, 09 Agustus 2020 - 09:15 WIB
loading...
Digetok Perkara Tik...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Esok hari sentimen positif dan negatif akan saling berebut pengaruhi untuk memengaruhi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) . Semua sentimen itu datang dari dalam negeri maupun luar negeri.

Jika sentimen positif yang menang maka indeks diperkirakan akan menguat. Sebaliknya, indeks ajah terkulai jika sentimen positif itu tak berdaya dihajar sentimen negatif.

Peningkatan kasus Covid 19 masih menjadi perhatian pelaku pasar selama belum ditemukan vaksin yang efektif. Kekhawatiran yang bakal muncul lebih ke potensi ganguan pemulihan ekonomi akibat pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran virus.

Peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia menjadi sentimen negatif yang datang dari dalam negeri. Sementar dari luar negeri sentimen negatif itu terkait dengan situasi Amerika Serikat.

"Memanasnya konflik China dan AS menjadi perhatian pelaku pasar," kata Hans Kwee, Direktur Investama, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (9/8/2020). ( Baca juga:Belum Aman, Kasus Covid-19 di Pulau Jawa Diprediksi Bertambah )

Konflik AS-China kali ini dipicu kebijakan Donald Trump yang melarang setiap perusahaan Amerika bertransaksi dengan raksasa teknologi dari China ByteDance (pembuat aplikasi Tik Tok) dan Tencent (pembuat aplikasi WeChat) selama 45 hari. Pasar khawatir China akan melakukan pembalasan dengan memblok aplikasi dari AS seperti Apple atau Microsoft.

Pelaku pasar juga menantikan kelanjutan paket stimulus Amerika untuk mengantisipasi pandemik Covid-19. Bila dicapai kesepakatan akan menjadi amunisi baru untuk penguatan Indeks.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Rekomendasi
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Akhir Desember, Harga...
Akhir Desember, Harga Kedelai Diperkirakan akan Kembali Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved