alexametrics

Coca Cola Foundation Indonesia Raih CSR Award SINDO Media

loading...
Coca Cola Foundation Indonesia Raih CSR Award SINDO Media
Chief Executive Coca Cola Foundation Indonesia Titi Sadarini menerima CSR Award yang diserahkan Menkop dan UKM AAGN Puspayoga dan Menteri Desa PDT Eko Putro Sandjojo, di Jakarta, Kamis (25/01/2018). Foto: SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Coca Cola Foundation Indonesia meraih penghargaan CSR Award 2017 kategori Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan yang diselenggarakan SINDO Media (Majalah SINDO Weekly, KORAN SINDO dan SINDOnews.com).

Penghargaan diserahkan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga didampingi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.



Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo turut mendampingi kedua menteri saat penyerahan CSR Award kepada Chief Executive Coca Cola Foundation Indonesia Titi Sadarini di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (25/01/2018).

Menurut Pemimpin Redaksi SINDO Weekly Nevy Hetharia, penghargaan kepada Coca Cola Foundation Indonesia diberikan atas kepeduliannya lewat program Perpuseru. Program ini berfokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perpustakaan yang bertransformasi sebagai Pusat Belajar Masyarakat.

Lewat Program Perpuseru, Coca Cola Foundation Indonesia telah merealisasikan 102 perpustakaan kabupaten dan 580 perpustakaan desa, di 18 provinsi.

Menurut Nevy, penghargaan kepada Coca Cola Foundation Indonesia juga didasarkan atas tingkat kepuasan Kementerian Desa PDT dimana program Perpuseru telah berdampak positif kepada masyarakat di pedesaan. Apalagi program ini juga menyertakan bantuan computer dan fasilitas IT di perpustakaan desa.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan, CSR adalah bentuk kepedulian sosial yang bisa mengurangi ketimpangan di Tanah Air.

"Karena itu Saya sangat mengapresiasi SINDO Media yang membuat penghargaan ini sehingga bisa merangsang perusahaan untuk berlomba melakukan hal baik yang pada akhirnya untuk kebaikan kita bersama," katanya saat memberikan sambutan.

Eko berharap CSR tidak diberikan dalam bentuk sumbangan saja. Model-model baru CSR perlu diinovasikan seperti bagaimana perusahaan membantu pemerintah mengembangkan pendidikan vokasional. Selain itu perusahaan juga bisa melirik ke desa-desa dalam pengembangan produk unggulan desa.

Sementara itu, Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengungkap pentingnya program CSR yang dilakukan oleh perusahaan bagi masyarakat. Salah satunya, kata HT, sangat membantu negara dalam mengentaskan kemiskinan.

"Kita tahu di negara ini masih banyak saudara kita yang membutuhkan bantuan," ujar HT.

HT menuturkan, MNC GROUP sudah lebih dari 10 tahun melakukan kegiatan CSR yang terkait dengan bidang kesehatan, beasiswa pendidikan, hingga bantuan untuk korban bencana. Khusus di bidang kesehatan, MNC Group telah membantu pengobatan gratis termasuk operasi lebih dari 700.000 pasien.

"Artinya, CSR itu penting dan dibutuhkan masyarakat. Jadi saya sangat apresiasi perusahaan-perusahaan yang menerima award karena kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan," ucap HT.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengapresiasi SINDO Media yang telah memberikan apresiasi CSR AWard. "Apresiasi ini bisa memotivasi perusahaan lain untuk peduli terhadap masyarakat," ujarnya saat memberi sambutan.

Apresiasi CSR ini merupakan agenda rutin SINDO Media sejak 2015. Pada tahun ini ada 27 perusahaan yang meraih penghargaan yang telah melaksanakan aksi CSR sepanjang 2017. Ada sembilan kategori yang akan diganjar penghargaan. Kategorinya terdiri dari bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, budaya, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan desa, olah raga dan inovasi komunikasi CSR.

Selain Coca Cola Foundation Indonesia, perusahaan yang diganjar apresiasi CSR Award lainnya adalah PT BRI Persero Tbk, AXA Indonesia, PT Toyota Manufacturing Indonesia, PT FIF Group, Universitas Ahmad Dahlan, PT BTN Tbk, PT FWD Life Indonesia, Zurich Insurance, Bakti Olahraga Djarum Foundation, Permata Bank, PT BNI Tbk, PT PLN (Persero), PT Bank Syariah Mandiri, HM Sampoerna, Bank Pembangunan Daerah Jatim, PT PGN Tbk, Conoco Phillips, PT Sinarmas Land Tbk, Bank CIMB Niaga Syariah, PT Angkasa Pura 1 Persero, PT Pelindo 1, Siloam Hospitals, PT Pertamina Persero, PT Pertamina EP, PT Berau Coal.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak