Startegi Jitu Perusahaan Wujudkan Centre of Excellence Digital Berskala Global

Kamis, 14 Desember 2023 - 20:27 WIB
loading...
Startegi Jitu Perusahaan...
Pupuk Kaltim operasikan HoF untuk tingkatkan kompetensi karyawan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pacu produktivitas dengan penerapan teknologi industri 4.0 , PT Pupuk Kalimantan Timur ( Pupuk Kaltim ) mulai mengoperasikan House of Future (HoF) sebagai sarana bagi karyawan untuk peningkatan keterampilan dan kompetensi guna mendukung kinerja melalui adopsi teknologi digital. Pengoperasian fasilitas ini ditandai peresmian langsung oleh direktur utama beserta jajaran direksi dan Komisaris Pupuk Kaltim, Kamis (7/12/2023).

Baca juga: 8 Jurusan Kuliah yang Punya Banyak Peluang Kerja di Era Industri 4.0

Ketua Tim Pengembangan House of Future (HoF) Ardi Harto Mulyo mengungkapkan, fasilitas ini ditujukan untuk peningkatan kompetensi karyawan, khususnya operator yang berkaitan langsung dengan aktivitas produksi. HoF menggunakan teknologi virtual reality (VR) dan operator training simulator (OTS), yang bisa dimanfaatkan karyawan untuk mensimulasikan seluruh tahapan proses produksi, termasuk problem operasional dan langkah penanganannya. Dari fasilitas ini kompetensi karyawan akan semakin terasah dan memahami secara fasih pengoperasian peralatan sesuai standar.

"House of Future sebagai upaya perusahaan menjamin ketercapaian standar kompetensi karyawan, khususnya di bidang operasi. Namun begitu implementasinya sangat luas, dan ke depannya akan bermanfaat bagi seluruh karyawan dengan beragam job profile," kata Ardi.

Menurut Ardi, HoF akan menjadi pusat pelatihan digital dan tempat belajar bagi karyawan, dengan fasilitas kompetensi pabrik ammonia dan urea tercanggih di Bontang bahkan Pupuk Indonesia Grup. Terlebih di era industri masa kini, berbagai tantangan pun menuntut karyawan untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi yang semakin berkembang.

Pada fasilitas OTS berbasis virtual reality, peserta dapat memahami standar operasional pabrik melalui sudut pandang panel operator di control room maupun field operator di lapangan, karena simulasi virtual dibuat persis menyerupai pabrik ammonia dan urea sebenarnya. Karyawan yang dilatih melalui fasilitas ini dapat merasakan pengalaman seolah turun langsung di lapangan.

Teknologi OTS mensimulasikan proses pabrik ammonia dan urea secara dinamis, baik pada kondisi steady state maupun cold state berdasarkan filosofi fungsi unit proses dan desain operasi. Termasuk parameter operasi pada OTS, dihitung dan disimulasikan berdasarkan prinsip-prinsip teknik kimia seperti termodinamika, perpindahan panas dan massa, kinetika reaksi serta neraca massa dan energi.

"Adanya fasilitas ini diharap semakin mendorong lahirnya individu berkualitas Pupuk Kaltim dalam mendukung pencapaian PKT Emas di masa datang," tambah Ardi.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo mengatakan pemenuhan kompetensi karyawan khususnya operator merupakan salah satu kunci menjaga produktivitas perusahaan. Terlebih dengan terus berkembangnya metode pembelajaran dunia, sistem berbasis teknologi digital menjadi salah satu cara meningkatkan daya saing serta efektivitas kompetensi.

Hal ini menjadi sangat penting karena knowledge management melalui implementasi teknologi industry 4.0 merupakan langkah fundamental yang harus dikembangkan perusahaan dalam mendorong produktivitas, untuk mencapai target kinerja dengan lebih optimal.

Maka dari itu, HoF merupakan bentuk kesiapan Pupuk Kaltim dalam menghadapi tantangan industri melalui penyiapan sumberdaya berkompeten, profesional dan berdaya saing yang siap mendukung kinerja unggul perusahaan.

"Pupuk Kaltim senantiasa berkomitmen untuk memaksimalkan knowledge management melalui berbagai program, khususnya kepada karyawan dengan job scope di bidang operasi. Maka dengan keberadaan House of Future ini, segala jenis peningkatan kompetensi yang berhubungan dengan proses produksi dapat dilaksanakan, termasuk benchmark terkait implementasi teknologi digital di bidang industri," terang Soesilo.

Ditambahkannya, Pupuk Kaltim sebagai perusahaan amoniak dan urea terbesar di Indonesia harus didukung sumber daya unggul berkompeten dalam meningkatkan produktivitas kinerja, dengan fasilitas yang juga teruji untuk memaksimalkan kompetensi dalam meningkatkan daya saing secara global. Dan pada akhirnya, House of Future pun diharapkan dapat menjadi Centre of Excellence Digital untuk pembelajaran pabrik urea dan ammonia di Indonesia bahkan dunia.

Baca juga: 5 Negara Anggota NATO yang Bersahabat dengan Palestina

"Dari hal tersebut, dapat semakin menunjukkan eksistensi Pupuk Kaltim sebagai perusahaan inovatif dengan berbagai breakthrough project yang akan membawa perusahaan menjadi top leader di dunia industri global," pungkas Soesilo.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AP Solution Day 2026...
AP Solution Day 2026 Dorong Transformasi Digital melalui Solusi AI
Silaturahmi Lancar,...
Silaturahmi Lancar, Rumah Tetap Aman dengan Smarthome Plus
Komitmen pada Transformasi...
Komitmen pada Transformasi Digital, Peruri Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang Digital Day 2026
Hadapi Dinamika Pasar,...
Hadapi Dinamika Pasar, BRI Life Manfaatkan Teknologi Digital
Perkuat Inklusi Keuangan...
Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, ShariaCoin Hadirkan Layanan Tabungan dan Gadai Emas Berbasis API
Menyoroti Risiko Siber...
Menyoroti Risiko Siber OT dan Dorong Penerapan Security by Design dalam Industri 4.0
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
Fahri Bachmid Soroti...
Fahri Bachmid Soroti Algoritma dan Teknologi Digital saat LK II HMI Kota Bogor 2026
Rekomendasi
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved