Menyehatkan Kembali BUMN Karya, Erick Thohir Punya 3 Opsi

Selasa, 19 Desember 2023 - 16:03 WIB
loading...
Menyehatkan Kembali...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, rencana besarnya menggenjot bisnis perusahaan pelat merah di sektor konstruksi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkapkan, rencana besarnya menggenjot bisnis perusahaan pelat merah di sektor konstruksi. Kendati kondisi keuangan BUMN Karya saat ini masih tertekan akibat beban utang dan permasalahan lainnya.

Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Alasan Restrukturisasi BUMN Karya Butuh Waktu 2-3 Tahun

Menurut dia, perbaikan bisnis BUMN karya menjadi satu keharusan yang mendasar saat ini. Lantaran, pemegang saham berencana mendorong perusahaan melakukan investasi ke lini-lini bisnis yang strategis.

Karena itu perbaikan di sisi Good Corporate Governance (GCG), kepemimpinan, hingga aspek lain dalam satu sistem bisnis perusahaan harus dilakukan.

“Karya ini kita ada tiga opsi waktu itu, satu istilah BUMN karya yang sangat sehat, GCG bagus, leadership bagus, nanti akan invest BUMN karya yang tentu perlu diperbaiki. Sudah ada matriksnya, silahkan tanya, termasuk yang PPA juga,” ungkap Erick Thohir saat sesi diskusi di Kementerian BUMN, Selasa (19/12/2023).

Baca Juga: Wamen BUMN Target Restrukturisasi Waskita Karya Rampung September

Aspek lain yang juga diperbaiki di internal BUMN karya adalah soal pendanaan, salah satunya melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN). Selama ini perseroan kerap menggarap proyek jangka panjang, namun secara pendanaannya justru bersifat jangka pendek.

Soal ini, Erick juga menginginkan agar anggaran yang diperoleh perusahaan tidak disuntik lagi ke induk holding, namun langsung ke anak perusahaan yang ditunjuk mengerjakan project yang dimaksud.

“Ada juga istilahnya karena ini ada PMN, ada juga pendanaan dari perbankan, kita tidak mau lagi ke holding-nya, tapi langsung ke project-nya. Supaya tadi pembayaran vendor gak muter-muter,” katanya.

“Itu vendor ada yang 2016, masa posisi kita sebagai benteng ekonomi nasional, tapi menyulitkan UMKM yang kecil-kecil. Makanya kita bilang panggil Direksi yang lama biar tanggung jawab, sama komisi IV juga sepakat panggil,” lanjut dia.

Untuk membuat bisnis BUMN karya menjadi sehat, pemegang saham juga menempuh skema restrukturisasi keuangan. Pada konteks ini, pemerintah selaku pemegang saham mengusulkan agar tenor atau jangka waktu pembayaran utang perusahaan bisa diperpanjang menjadi 8 tahun, dari sebelumnya 3 tahun saja.

Pada kasus PT Waskita Karya (Persero) Tbk misalnya, baru 80% kreditur asal perbankan telah menyetujui skema restrukturisasi. Perbankan terdiri dari Himbara dan swasta, sedangkan pemegang obligasi dan vendor masih menolak skema tersebut.

“Restrukturisasi, contoh, ada juga yang pelepasan aset, sebagian aset ke INA, ada juga yang nego perbankan 90 persen sudah berhasil, tapi yang sukuk, macam-macam, belum,” beber dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Kebut Sekolah Rakyat...
Kebut Sekolah Rakyat di Sulut dan Kalsel, Brantas Abipraya Menjaga Laju, Menjamin Mutu
Sebelum Merger, PTPP...
Sebelum Merger, PTPP Fokus Restrukturisasi dan Penguatan Bisnis Konstruksi
Perkuat Momentum Awal...
Perkuat Momentum Awal Tahun, PTPP Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026
Merger BUMN Karya Tidak...
Merger BUMN Karya Tidak Selesai Tahun Ini, COO Danantara: Kuartal I 2026
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved