RI Belum Bisa Gantungkan Nasib ke Energi Hijau, Ini Buktinya
Rabu, 20 Desember 2023 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Permintaan Energi di ASEAN Akan Meningkat 3 Kali Lipat di 2050
Lebih lanjut, Irwandy menjelaskan bahwa terhitung hingga Agustus 2023 Indonesia baru memproduksi minyak sebesar 597 ribu barel per hari (bph) padahal produksi minyak diharapkan bisa mencapai 600 ribu bph di akhir 2023. Harapan tersebut terlihat jauh dari target awal 2023 yang seharusnya produksi minyak mencapai 660 ribu bph.
"Di 2024 lifting (produksi minyak bumi) ditargetkan 625 ribu boepd," imbuhnya.
Dia menegaskan, meski produksi minyak tidak mencapai target, produksi gas dalam negeri sudah melampaui target tahun ini.
"Lifting gas bumi sekitar 1.129.000 boepd dan telah melampaui target 1.100.000 boepd," jelasnya.
Lebih lanjut, Irwandy menjelaskan bahwa terhitung hingga Agustus 2023 Indonesia baru memproduksi minyak sebesar 597 ribu barel per hari (bph) padahal produksi minyak diharapkan bisa mencapai 600 ribu bph di akhir 2023. Harapan tersebut terlihat jauh dari target awal 2023 yang seharusnya produksi minyak mencapai 660 ribu bph.
"Di 2024 lifting (produksi minyak bumi) ditargetkan 625 ribu boepd," imbuhnya.
Dia menegaskan, meski produksi minyak tidak mencapai target, produksi gas dalam negeri sudah melampaui target tahun ini.
"Lifting gas bumi sekitar 1.129.000 boepd dan telah melampaui target 1.100.000 boepd," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :