RI Belum Bisa Gantungkan Nasib ke Energi Hijau, Ini Buktinya
Rabu, 20 Desember 2023 - 08:28 WIB
loading...
Kementerian ESDM mengungkapkan Indonesia masih belum bisa bergantung pada energi hijau. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan Indonesia masih belum bisa bergantung pada energi hijau . Energi yang berasal dari fosil seperti batu bara, minyak dan gas masih mendominasi.
"Saat ini ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil masih sangat tinggi di mana pada bauran energi primer per Agustus 2023, porsi batubara 38,8%," ujar Staf Khusus Menteri ESDM bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batu Bara Irwandy Arif dalam acara Indonesia Mineral and Energy Conference, Selasa (19/12/2023).
Baca Juga: Sekjen PBB: Dunia Berada di Jalan Raya Menuju Neraka!
Dia menjelaskan, selain batu bara, RI juga masih bergantung pada sumber energi fosil lainnya seperti minyak bumi dimana pada periode yang sama tercatat 31,6%, sedangkan gas bumi 17,4%. Disisi lain, pemanfaatan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) hanya sebesar 12,2%.
"Sektor migas masih merupakan SDA yang memiliki kontribusi besar terhadap negara meningkatkan ketahanan energi nasional maupun sebagai sumber penerimaan negara," kata dia.
"Saat ini ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil masih sangat tinggi di mana pada bauran energi primer per Agustus 2023, porsi batubara 38,8%," ujar Staf Khusus Menteri ESDM bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batu Bara Irwandy Arif dalam acara Indonesia Mineral and Energy Conference, Selasa (19/12/2023).
Baca Juga: Sekjen PBB: Dunia Berada di Jalan Raya Menuju Neraka!
Dia menjelaskan, selain batu bara, RI juga masih bergantung pada sumber energi fosil lainnya seperti minyak bumi dimana pada periode yang sama tercatat 31,6%, sedangkan gas bumi 17,4%. Disisi lain, pemanfaatan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) hanya sebesar 12,2%.
"Sektor migas masih merupakan SDA yang memiliki kontribusi besar terhadap negara meningkatkan ketahanan energi nasional maupun sebagai sumber penerimaan negara," kata dia.
Lihat Juga :