Erick Thohir Pastikan Perkara Jiwasraya Rampung di Semester I/2024
Rabu, 20 Desember 2023 - 16:39 WIB
loading...
Menteri BUMN, Erick Thohir memastikan, restrukturisasi Jiwasraya, imbas dari kasus mega korupsi, akan rampung pada semester I/2024 mendatang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir memastikan, restrukturisasi PT Jiwasraya (Persero), imbas dari kasus mega korupsi, akan rampung pada semester I/2024 mendatang. Waktu yang dibutuhkan cukup lama karena kompleksitas masalah di internal BUMN asuransi jiwa tersebut.
Adapun penanganan kasus Jiwasraya sudah dimulai sejak 2019 silam, setahun kemudian baru dilakukan restrukturisasi pemegang polis. Baca Juga: Rampungkan Pengalihan Polis Jiwasraya, IFG Akan Disuntik PMN Rp3,5 Triliun
“Kemarin kita pengalaman Jiwasraya waktu kita bongkar di 2019, baru ada solusi di 2020, lalu perbaikan daripada restrukturisasi baru selesai di 2024 semester I, itu baru tuntas,” ungkap Erick Thohir di Jakarta, Rabu (20/12/2023).
Menurutnya, penanganan masalah di internal perseroan negara berbeda satu dengan yang lainnya, termasuk Jiwasraya, lantaran kompleksitas kasus itu sendiri. Baca Juga: Korupsi Jiwasraya, Ini Aset-aset Benny Tjokro dan Heru Hidayat yang Berhasil Disita
“Jadi kompleksitas dari masing-masing situasinya itu tidak bisa apple to apple, satu dan lainnya pasti sama, tergantung dari pada restarting-nya seperti apa? Tapi juga bottom-nya seperti apa? Dalam arti permasalahannya seperti apa,” paparnya.
Atas dasar itu, lanjut Erick, Kementerian BUMN tetap bertanggung jawab atas setiap masalah yang ada di BUMN, meski waktu penyelesaian yang dibutuhkan berbeda-beda.
“Jangan ada kesan bahwa seakan-akan kita tidak bertanggung jawab, kita sangat bertanggung jawab, walaupun banyak hal-hal yang terjadi, ini tidak mengikuti GCG di waktu yang sebelumnya, tanpa menyalahi siapa-siapa,” ucap dia.
Adapun penanganan kasus Jiwasraya sudah dimulai sejak 2019 silam, setahun kemudian baru dilakukan restrukturisasi pemegang polis. Baca Juga: Rampungkan Pengalihan Polis Jiwasraya, IFG Akan Disuntik PMN Rp3,5 Triliun
“Kemarin kita pengalaman Jiwasraya waktu kita bongkar di 2019, baru ada solusi di 2020, lalu perbaikan daripada restrukturisasi baru selesai di 2024 semester I, itu baru tuntas,” ungkap Erick Thohir di Jakarta, Rabu (20/12/2023).
Menurutnya, penanganan masalah di internal perseroan negara berbeda satu dengan yang lainnya, termasuk Jiwasraya, lantaran kompleksitas kasus itu sendiri. Baca Juga: Korupsi Jiwasraya, Ini Aset-aset Benny Tjokro dan Heru Hidayat yang Berhasil Disita
“Jadi kompleksitas dari masing-masing situasinya itu tidak bisa apple to apple, satu dan lainnya pasti sama, tergantung dari pada restarting-nya seperti apa? Tapi juga bottom-nya seperti apa? Dalam arti permasalahannya seperti apa,” paparnya.
Atas dasar itu, lanjut Erick, Kementerian BUMN tetap bertanggung jawab atas setiap masalah yang ada di BUMN, meski waktu penyelesaian yang dibutuhkan berbeda-beda.
“Jangan ada kesan bahwa seakan-akan kita tidak bertanggung jawab, kita sangat bertanggung jawab, walaupun banyak hal-hal yang terjadi, ini tidak mengikuti GCG di waktu yang sebelumnya, tanpa menyalahi siapa-siapa,” ucap dia.
Lihat Juga :