Wall Street Mendadak Setop Reli, Tiga Indeks Utama Kompak Melemah

Kamis, 21 Desember 2023 - 07:41 WIB
loading...
A A A
Beberapa pedagang mengatakan aksi jual pasar bisa saja diperburuk oleh pembelian besar-besaran opsi jual jangka pendek pada S&P 500, termasuk kontrak jual yang akan mencegah penurunan indeks di bawah level 4,755 pada akhir sesi. Opsi jual memberikan hak untuk menjual saham dengan harga tetap di masa depan dan terkadang aktivitas lindung nilai terkait opsi dapat meningkatkan volatilitas.

Dalam perdagangan yang diperpanjang, Micron Technology (MU.O) melonjak 4,4% setelah pembuat chip memori tersebut memperkirakan pendapatan kuartalan di atas perkiraan. Selama sesi tersebut, S&P 500 berada dalam 0,5% dari penutupan tertinggi sepanjang masa. Mencapai penutupan tertinggi baru akan mengonfirmasi bahwa indeks acuan telah berada di pasar bullish sejak ditutup di pasar bearish pada Oktober 2022.

“Kami mengalami reli yang agresif pada bulan Desember dan sentimen investor sedang tinggi, berubah dari bearish menjadi bullish dalam waktu yang hampir mencapai rekor,” kata Thomas Martin, Manajer Portofolio Senior di GLOBALT di Atlanta. "Jadi pasar bertanya 'sekarang bagaimana?'"

Pekan lalu, Federal Reserve mengisyaratkan pihaknya telah mencapai akhir dari siklus pengetatan dan membuka kemungkinan penurunan suku bunga pada tahun 2024.

Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee Selasa malam menegaskan kembali bahwa tingkat inflasi yang turun ke target tahunan The Fed sebesar 2% akan mendorong kebijakan penurunan suku bunga.

Pasar keuangan memperhitungkan kemungkinan 71,1% pemotongan pertama akan dilakukan segera pada bulan Maret, menurut alat FedWatch CME. Di sisi ekonomi, lonjakan kepercayaan konsumen AS yang lebih besar dari perkiraan dan peningkatan penjualan rumah yang ada secara mengejutkan membantu mengubah indeks utama menjadi hijau.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Rekomendasi
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved